Berita

Ilustrasi/RMOLNetwork

Politik

Berbeda Partai, 2 Saudara Kandung Sama-sama Lolos ke DPRD Lamteng

RABU, 28 FEBRUARI 2024 | 03:34 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah momen bersejarah terjadi di lingkup politik lokal Kabupaten Lampung Tengah. Di mana dua sosok saudara kandung sukses meraih kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten setempat dengan membawa bendera berbeda.

Adalah Victorius Beni Wibisono yang maju dari Partai Gerindra, dan kakaknya Yulius Heri Susanto, dari Partai Golkar. Masing-masing membawa pulang dukungan yang signifikan dari masyarakat setempat dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Di mana Victorius Beni Wibisono berhasil meraih 3.848 suara, menempatkannya sebagai salah satu anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah. Di sisi lain, Yulius Heri Susanto, yang merupakan petahana dari Partai Golkar, berhasil mempertahankan kursinya dengan perolehan lebih dari 8.000 suara.


Prestasi keduanya bukan sekadar pencapaian pribadi, namun juga menjadi representasi dari kekuatan persaudaraan yang tak tergoyahkan meskipun berasal dari latar belakang politik yang berbeda.

Alhasil, keberhasilan Victorius dan Yulius dalam meraih suara di Dapil yang sama, termasuk dalam Dapil 5 Kabupaten Lampung Tengah yang terkenal dengan julukan "neraka", menjadi sorotan utama publik.

Terlebih Dapil ini sering kali memberi tantangan tersendiri bagi para politisi karena kondisi sosial-ekonomi dan politik yang kompleks. Namun, bagi dua saudara ini, dapil tersebut justru menjadi panggung untuk meraih kesuksesan dan membuktikan bahwa persatuan bisa terwujud di tengah perbedaan politik.

Kisah sukses Victorius dan Yulius juga memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama di tengah polarisasi politik yang semakin memanas. Kehadiran mereka di DPRD Kabupaten Lampung Tengah tidak hanya sebagai representasi kepentingan partai politik, tetapi juga sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan kepentingan bersama di atas segala perbedaan.

Hal ini menggambarkan bahwa politik bukanlah semata-mata tentang rivalitas antarpartai, tetapi juga tentang pelayanan kepada masyarakat dan kepentingan bersama.

Dalam suasana yang penuh dengan dinamika politik, keberhasilan Victorius dan Yulius menandai awal dari era baru dalam politik lokal Lampung Tengah. Masyarakat diharapkan dapat melihat bahwa keberagaman politik adalah kekuatan, bukan kelemahan. Dengan adanya kedua saudara ini di DPRD, harapan untuk terwujudnya pembangunan yang lebih inklusif, adil, dan berkelanjutan semakin besar.

Menanggapi dukungan yang diberikan oleh masyarakat Lampung Tengah, Victorius dan Yulius mengucapkan terima kasih yang tulus. Mereka berjanji untuk menjalankan amanah dengan baik dan mengabdi kepada masyarakat secara adil dan transparan.

"Pada dasarnya kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, terutama kepada tim sukses dari empat kecamatan di Dapil 5. Meskipun kami berasal dari partai politik yang berbeda, kami tetap menjunjung tinggi kebersamaan dengan saudara," ujar Yulius, dikutip Kantor Berita RMOLLampung, Senin (27/2).

Dengan prestasi yang mereka raih, Victorius dan Yulius bukan hanya menjadi cermin dari persaudaraan yang kuat, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi politisi muda untuk terlibat secara aktif dalam pembangunan daerah mereka.

Kisah sukses mereka membuktikan bahwa politik bukanlah arena untuk memecah belah, tetapi untuk mempersatukan dan mewujudkan perubahan yang positif bagi masyarakat.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya