Berita

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman/Net

Politik

Moeldoko Harus Minta Maaf Ke AHY

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 16:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kemesraan antara KSP Jenderal (Purn) Moeldoko dengan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tidak membuat kader berlambang mersi senang.

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny Kabur Harman justru meminta Moeldoko meminta maaf atas perbuatannya terhadap Partai Demokrat dan juga AHY.

"Ya Moeldoko harus minta maaf sama Pak AHY, secara resmi," tegas Benny K Harman kepada wartawan, Senin (26/2).


Benny mengatakan Moeldoko harus menyatakan diri bersalah di hadapan AHY atas tindakannya yang melukai Partai Demokrat.

"Pak Moeldoko harus menunjukkan sikap kenegaraan, bahwa apa yang dia lakukan salah dan salahnya itu bukan karena politik tapi karena hukum," jelasnya

"Oleh sebab itu agar kebersamaan itu indah di kabinet sebaiknya Moeldoko menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Pak SBY dan Mas AHY," demikian Benny K Harman.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya