Berita

Pendukung mantan presiden Brasil Jair Bolsonaro menghadiri aksi protes di Sao Paulo, Brasil, pada Minggu, 25 Februari 2024/Net

Dunia

Ribuan Warga Brasil Turun ke Jalan Dukung Bolsonaro

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 16:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ribuan pendukung Jair Bolsonaro turun ke jalan Sao Paulo pada Minggu (25/2) untuk melakukan protes terhadap dugaan kudeta dan larangan pemilu yang dijatuhkan pada mantan presiden Brasil itu.

Mengenakan bendera Brasil berwarna hijau dan kuning, para pendukung Bolsonaro memadati Paulista Avenue, salah satu arteri utama di ibu kota ekonomi negara tersebut.

Berpidato di hadapan para pendukungnya, Bolsonaro menegaskan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam perencanaan kudeta pemilu Oktober tahun lalu.


"Apa itu kudeta? Tank di jalanan, senjata, konspirasi. Semua itu tidak terjadi di Brasil," kata Bolsonaro, seperti dimuat Al-Jazeera.

Dia juga mengecam tindakan pemerintah Lula Da Silva yang tampak berusaha menyingkirkan Bolsonaro dari dunia politik.

“Kami tidak bisa menerima bahwa suatu otoritas dapat menyingkirkan siapa pun dari panggung politik, kecuali untuk alasan yang adil,” tegasnya.

Pada bulan Juni, pengadilan pemilu melarang Bolsonaro mencalonkan diri hingga tahun 2030 karena serangannya terhadap sistem pemilu.

Bolsonaro menyebut aksi protes terbaru merupakan respon terhadap semakin bertambahnya kasus hukum yang dikenakan pada dirinya setelah ia tidak lagi menjabat.
 
Awal bulan ini, paspor Bolsonaro disita polisi setelah dituduh mengedit rancangan keputusan untuk membatalkan hasil pemilu usai kekalahannya dari Lula da Silva.

Bolsonaro juga diduga menekan para pemimpin militer untuk bergabung dalam upaya kudeta, dan berupaya memenjarakan hakim Mahkamah Agung usai kekalahannya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya