Berita

PDI Perjuangan/Net

Politik

Versi Sirekap, PDIP Kehilangan 9 Kursi di DPRD DKI

SENIN, 26 FEBRUARI 2024 | 10:49 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

. PDIP mengalami masa suram di Pemilu 2024, khususnya di Provinsi DKI Jakarta. PDIP berpotensi cuma meraih 16 kursi, atau kehilangan sembilan kursi dibanding Pemilu 2019.

Parpol pimpinan Megawati Soekanoputri itu gagal menorehkan hattrick di Pemilu 2024 DPRD DKI Jakarta.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sementara ini menempati urutan pertama. Ini dilihat dari hasil hitung suara Pemilu DPRD DKI dengan 51,24 persen per Senin (26/2) pukul 10.40 WIB.


Data tersebut berdasarkan data yang masuk ke aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap 15.763 dari 30.766 TPS di Jakarta.

PKS saat ini masih tertinggi dengan perolehan sebanyak 234.789 suara atau 16.69 persen. Sementara PDIP sebanyak 200.283 suara atau 14,28 persen.

Pemilu kali ini PKS diprediksi menjadi jawara di ibu kota dengan raihan 19 kursi, yang diikuti PDI Perjuangan meraih 16 kursi.

Dari 16 kursi yang kemungkinan diraih kader banteng, sebagian besar merupakan caleg petahana. Yakni Wa Ode Herlina, Pandapotan Sinaga, Agustina H alias Tina Toon, Ida Mahmudah, Dwi Rio Sambodo,  Pantas Nainggolan, Manuara Siahaan, Yuke Yurike, Lauw Siegvrieda, Ima Mahdiah, dan Hardiyanto Kenneth

Sedangkan caleg pendatang baru PDIP yang berpeluang lolos adalah Mahtumi Syah, Brando Susanto, Chicha Koeswoyo, Hilda Kusuma, dan Tjen Stephani.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya