Berita

Mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum/Net

Politik

Mantan Wakil Ridwan Kamil Berpeluang Gagal Duduk di Senayan

MINGGU, 25 FEBRUARI 2024 | 23:31 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang mantan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, untuk bisa duduk di Senayan sebagai anggota DPR RI pada Pileg 2024 tampaknya sangat kecil. Sebab perolehan suara Uu jauh dari apa yang diharapkan untuk lolos ke Senayan di Dapil Jabar VIII.

Sejauh ini, politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang maju melalui dapil yang meliputi Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Indramayu, belum bisa meraih suara secara signifikan.

Berdasarkan situs web pemilu2024.kpu.go.id, yang dipantau Kantor Berita RMOLJabar pada Minggu (25/2) pukul 14.30 WIB, Uu yang ditempatkan di nomor urut 2 hanya meraup 2.769 suara. Bahkan, suara mantan pendamping Ridwan Kamil itu pun masih kalah dari rekan separtainya, yakni Muhammad Shofy (21.935) dan Patrika Susana (17.256).


Bukan hanya Uu yang berpotensi gagal, dua rekan calegnya itu pun berpotensi bernasib sama. Sebab perolehan suara PPP jauh dari partai-partai lain di Dapil Jabar VIII.

Sejauh ini, progres penghitungan melalui Sirekap tersebut sudah mencapai 65,15 persen di dapil Jabar VIII. Di mana dari 13.280 TPS, data yang masuk sudah mencapai 8.652 TPS.

Adapun hasil yang ditampilkan KPU ini bukan hasil akhir Pemilu 2024. KPU menyatakan publikasi form model C/D hasil adalah hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan memudahkan akses informasi publik.

KPU juga menyatakan penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilu dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU kabupaten/kota, KPU provinsi, dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya