Berita

Sebaran suara Pemilu 2024 berdasarkan real count KPU RI, Sabtu (24/2)/Repro

Politik

Sebaran Pemilu 2024: Golkar Kuasai 14 Provinsi, PDIP 10, Gerindra 5

SABTU, 24 FEBRUARI 2024 | 12:23 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Jumlah suara yang terkumpul berdasarkan real count KPU RI terhitung Sabtu (24/2) pukul 12.20 WIB sebanyak 62,09 persen dari total 823.236 TPS di Indonesia.

Merujuk real count di laman KPU RI, PDIP untuk sementara paling unggul dengan 11.839.794  suara atau 16,78 persen. Menyusul nomor dua ada Golkar dengan 10.674.241 atau 15,13 persen. Sementara nomor tiga ada Gerindra dengan 9.469.401 suara atau 13,42 persen.

Meski unggul secara suara, sebaran kemenangan PDIP di seluruh provinsi di Indonesia masih kalah dibanding Golkar.


Tercatat, Golkar meraih kemenangan di 14 provinsi. Rinciannya, di Provinsi Aceh, Bengkulu, Banten, Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Tengah, dan Sumatera Utara.

Sementara PDIP yang dipimpin Megawati Soekarnoputri hanya menang di 10 provinsi, yakni Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi Utara.

Adapun Gerindra meraih kemenangan di lima provinsi, yakni Kalimantan Utara, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

Menyusul Nasdem yang meraih kemenangan di Provinsi Gorontalo, Papua Selatan, Sulawesi Barat, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

Provinsi DKI Jakarta dikuasai Partai Keadilan Sejahtera. Kemudian Provinsi Jawa Timur dimenangkan PKB, dan Provinsi Maluku dimenangkan PAN. Semnetara Provinsi Papua Pegunungan belum ada data masuk.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya