Berita

Tangkapan layar hitung sementara suara legislatif DPR RI Provinsi Jawa Timur/Repro

Politik

PKB Singkirkan PDIP sebagai Penguasa Jawa Timur

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 18:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menempatkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak sementara di Jawa Timur.

Dikutip dari kanal resmi KPU RI pada pukul 18.30 WIB, Kamis (22/2), PKB menempati posisi pertama dengan meraup 2.601.885 suara atau 19,15 persen.

Sementara posisi kedua ada PDIP dengan 2.231.073 suara atau 16,42 persen.


Meski perhitungan masih berlangsung, kondisi ini cukup mengagetkan lantaran Jawa Timur selama ini menjadi basis pemilih PDIP. Pada Pemilu 2019, PDIP menang di Jatim dengan 4,32 juta suara sah dan berada di posisi pertama.

Pada Pemilu 2024, real count KPU RI menempatkan Partai Gerindra di posisi ketiga dengan 1.912.713 suara atau 14,08 persen. Menyusul ada Golkar dengan 1.855.734 suara atau 13,66 persen.

Posisi berikutnya ada Nasdem dengan 1.083.589 suara atau 7,97 persen. Lalu ada Demokrat dengan 934.949 suara atau 6,88 persen. PAN dengan 783.264 suara atau 5,76 persen.

PKS dengan 71.629 suara atau 4,94 persen dan PPP dengan 572.67 suara atau 4,21 persen. Di luar itu, partai-partai lain terancam tidak lolos parlemen karena berada di bawah 4 persen.  

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya