Berita

Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, saat jumpa pers di markas Partai Ummat di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan, Kamis (22/2)/Istimewa

Politik

Usul Pemilu Gunakan E-Voting, Partai Ummat Yakin Hemat Anggaran Triliunan

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 17:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Persoalan-persoalan seperti kecurangan, manipulasi, dan ketidakakuratan data selalu muncul di setiap proses pemilihan umum (Pemilu). Sudah seharusnya ada solusi yang tepat untuk mengatasi semua persoalan tersebut agar tidak selalu berulang di setiap pesta demokrasi.

Menyikapi hal ini, Partai Ummat mengusulkan penggunaan e-Voting berbasis Blockchain di Pemilu mendatang untuk proses yang lebih cepat dan efisien.

"Serta yang tidak kalah penting menghemat anggaran hingga 93 triliun rupiah," kata Ketua Umum Partai Ummat, Ridho Rahmadi, saat jumpa pers di markas Partai Ummat di Jalan Tebet Timur Dalam Raya, Jakarta Selatan, Kamis (22/2).


E-voting merupakan sistem di mana pemilih dapat memberikan suaranya melalui platform digital, seperti aplikasi atau situs web khusus. Tidak lagi menggunakan surat suara tradisional.

Salah satu keuntungan utama e-Voting adalah kemampuannya untuk meningkatkan keamanan dan integritas pemilu. Dengan menggunakan teknologi enkripsi dan verifikasi identitas yang ketat, risiko manipulasi suara dapat diminimalkan.

"Konsep ini pernah kita sampaikan di hadapan KPU pada 2022," tegas Ridho.

Dengan pendekatan komprehensif dan pengembangan teknologi yang matang, e-Voting diyakini memiliki potensi untuk mengatasi sebagian besar persoalan yang kerap terjadi di Pemilu.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya