Berita

PMI AL yang koma dalam perjalanan menuju Denpasar, Bali pada Rabu, 21 Februari 2024/Ist

Dunia

PMI Korban Malapraktik RS Polandia Dipulangkan ke Indonesia

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 16:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang perempuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali berinisial AL mengalami koma setelah menjalani operasi amandel di rumah sakit Bydgoszcz, Polandia.

Menurut laporan Kementerian Luar Negeri RI pada Kamis (22/2), AL yang bekerja sebagai terapist di Polandia mengalami koma hampir setahun sejak operasi amandelnya dilakukan Februari tahun lalu.

Kedutaan Besar RI di Warsawa akhirnya memulangkan AL pada Rabu (21/2) menuju kampung halamannya di Denpasar Bali.


"Perjalanan pulang dari Polandia menuju Denpasar via Dubai didampingi Tim Medis Kementerian Luar Negeri," kata Duta Besar RI untuk Polandia, Anita Luhulima saat melepas kepulangan AL di Bandara Internasional Chopin.

Anita mengaku senang dengan kepulangan AL dan berharap dirinya mendapat perawatan terbaik didampingi dengan keluarga dekat.

"Kami mendoakan dan berharap bahwa dengan perawatan penuh kasih dari keluarga dan orang-orang terdekatnya, Bu AL dapat segera sembuh dan kondisinya bisa pulih kembali seperti sedia kala," ujarnya.

Dubes mengatakan, setibanya di Denpasar, AL akan dibawa ke RSUP Prof. Ngoerah untuk diserahterimakan ke putrinya, OSW dan selanjutnya dirawat di sana.

Pihak keluarga AL menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penanganan permasalahan AL hingga dapat dipulangkan ke Indonesia.

Sementara itu, proses hukum dugaan malapraktik terhadap RS Bydgoszcz masih berproses sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku di Polandia.

Peradilan akan dilanjutkan oleh adik AL, D yang juga bekerja sebagai PMI di Polandia. Proses ini diperkirakan memakan waktu satu sampai dua tahun hingga vonis dijatuhkan.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya