Berita

Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad/Rep

Politik

Prabowo Bakal Disetir Jokowi? Dasco: Tak Akan Ada Matahari Kembar

KAMIS, 22 FEBRUARI 2024 | 09:34 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Banyak kalangan mengkhawatirkan Joko Widodo bakal menyetir Prabowo Subianto ketika menjabat presiden. Praduga itu pun ditepis Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad.

"Masyarakat belum tahu Pak Prabowo, saya pikir tidak akan terjadi yang namanya matahari kembar," tepis Dasco, saat dialog di acara Political Show Podcast, semalam, dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (22/2).

Menurutnya, antara Jokowi dan Prabowo saling menghormati satu sama lain, masing-masing tidak akan mengganggu atau ikut campur dalam pemerintahan ke depan.


"Bahwa akan ada komunikasi-komunikasi, itu biasa. Tetapi masing-masing saling menghormati apa yang sudah disepakati, misalnya soal keberlanjutan program, masing-masing akan menghargai, masing-masing punya legasi," katanya.

"Sehingga apa yang dikhawatirkan, mengenai matahari kembar, saya pikir nggak beralasan," tambahnya.

Disinggung soal Gibran yang merupakan anak Jokowi, yang memungkinkan sang bapak dengan mudah mengatur-atur lewat anaknya, menurut Dasco, kesepakatan-kesepakatan akan dibicarakan, termasuk komitmen melanjutkan program kerja.

"Cawapres itu kan bagian dari satu di dalam pemerintahan, apapun pasti akan dibicarakan oleh presiden dan wakil presiden. Kita sudah komitmen melanjutkan beberapa program, itu pasti akan dilakukan," tegasnya.

Dasco mengingatkan, Prabowo merupakan sosok yang memegang komitmen. "Kalau sudah ngomong, pasti dilakukan. Kalau kira-kira dia nggak bisa, tentu nggak akan mau," tutupnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya