Berita

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim/Istimewa

Politik

PDIP Fokus Suara Pileg, Pengamat: Pilihan Konkret

RABU, 21 FEBRUARI 2024 | 13:34 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Fokus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap perolehan suara pileg merupakan pilihan konkret yang harus dilaksanakan seluruh kader. Mengingat pasangan capres-cawapres yang diusung PDIP, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, kemungkinan besar gagal total pada Pilpres 2024.

Begitu disampaikan pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, menanggapi adanya surat instruksi dari DPP PDIP kepada DPD dan DPC seluruh Indonesia untuk menjaga perolehan suara partai saat Pemungutan Suara Ulang (PSU).

"Sikap PDIP untuk fokus mengawal perolehan suara (pileg) ini menjadi pilihan konkret yang harus dilaksanakan. Kekalahan Ganjar-Mahfud di Pilpres harus diakui oleh PDIP. Selebihnya PDIP mengawal perolehan suara pilegnya agar tetap bisa menjadi penguasa parlemen," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (21/2).


Menurut dosen Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini, dengan fokus pada pengawalan suara pileg, PDIP akan memperkuat citra sebagai oposisi jika nanti memutuskan tidak bergabung dengan koalisi yang dipimpin Prabowo Subianto.

"Ini langkah politik strategis yang akan menentukan masa depan parpol berlambang kepala banteng ini," tutur Wildan.

Namun demikian, Wildan meyakini, PDIP tidak akan melupakan Ganjar-Mahfud yang sudah bekerja maksimal untuk berkampanye dan mendulang suara.

"Kekalahan pasangan ini sebenarnya menggambarkan selera mayoritas pemilih atau konstituen kita saat ini," pungkas Wildan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

TNI Siap Turunkan Penerjun Khusus Padamkan Api Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:50

KDKMP Upaya Merebut Kedaulatan Rakyat Atas Pasar

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:34

Pemerintah Kembali Kirim Bantuan ke NTT dan Kalimantan, dari Logistik hingga 500 Mesin Pompa Air

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:30

Sri Purwanti Bangun Bisnis Kuliner Halal Citarasa Nusantara di Taiwan

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:26

Rupiah Melemah, Sanksi Baru AS ke Iran jadi Biang Kerok

Senin, 24 Agustus 2026 | 17:13

Prabowo Dorong Uji Coba Ubi Bombing untuk Atasi Karhutla

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:43

El Nino Sangat Kuat, Jangan Bakar Lahan untuk Land Clearing

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:42

Rumor 62,2 Persen Saham BYAN Warning bagi Pasar Modal

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Pencemaran Berulang, DPR Desak Sumber Limbah Pencemar Kali Bekasi Diusut

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:40

Bioskop Jaksinema Hadir di Pasar Rumput, Tiket Cuma Rp15 Ribu

Senin, 24 Agustus 2026 | 16:28

Selengkapnya