Berita

Menteri Dalam Negeri sekaligus Plt Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Tito Karnavian/Net

Politik

Mendagri Tito Klaim Pemilu 2024 Berjalan Aman dan Lancar

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 19:00 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) sekaligus Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengklaim pelaksanaan Pemilu 2024 berlangsung aman dan lancar.

"Saya atas nama Mendagri dan Plt Menko Polhukam berterima kasih banyak kepada semua stakeholders sehingga pemilu 14 Februari 2024 alhamdulillah dapat berjalan lancar dan aman," kata Tito di Gedung Bidakara, Jakarta, Selasa (20/1).

Meski demikian, Tito tidak menampik masih ada sejumlah kendala sehingga pemilu belum dapat dilaksanakan di sejumlah daerah. Secara keseluruhan, kondisi tersebut masih terkendali.


"Ada beberapa tempat belum menyelenggarakan (pencoblosan) karena banjir. Ada juga sedikit potensi konflik, seperti di beberapa daerah di Papua, tapi secara umum baik," jelasnya.

Pada dasarnya, pemilu di Indonesia salah satu yang terumit di dunia karena ratusan juta warga memberikan suara sekaligus dalam satu hari.

Situasi ini, kata Tito, tidak terjadi di Amerika Serikat yang pemilunya tidak digelar dalam satu hari.

"Memobilisasi orang ke TPS untuk memilih, termasuk hampir 8 juta petugas dan pengawasnya 800 ribu itu bukan pekerjaan mudah. Jadi enggak akan mungkin sempurna, ya ada kekurangan sana-sini ya mungkin terjadi," kata mantan Kapolri ini.

Di sisi lain, ia tidak sependapat dengan pandangan sejumlah pihak soal adanya praktik kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) di Pemilu 2024.

Masalah yang ada masih tergolong minor dan dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada, yakni ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), maupun Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kesalahan input atau surat suara robek, ada yang cacat, itu boleh untuk diulangi atau diajukan keberatan," demikian kata Tito.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya