Berita

Ilustrasi bendera PKS/Net

Politik

Konsisten Layani Rakyat, Suara PKS Naik Signifikan

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengalami kenaikan suara yang signifikan di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Berdasarkan penghitungan real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkini, PKS menempati posisi keenam secara nasional dengan meraih 7,49 persen. Khusus wilayah Jabodetabek, PKS bahkan mendapatkan suara tertinggi.

Menanggapi hal ini, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah menitipkan kepercayaan kepada PKS.


"Capaian ini tentu berkat kaderisasi yang baik dan kerja pelayanan yang konsisten. Bukan kerja lima tahunan," kata Mardani seperti dikutip redaksi melalui akun X pribadinya, Selasa (20/2).

Kendati begitu, Mardani menegaskan PKS tak mau buru-buru berpuas diri. Justru mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk terus mengawal penghitungan suara yang masih berlangsung di KPU.

"Kita harus terus jaga suara rakyat agar Pemilu dapat memberikan hasil yang jujur dan adil. Dan apapun keputusan rakyat mesti kita hargai," tandas Deputi Pemenangan Timnas Amin ini.

Selama periode Presiden Joko Widodo, PKS memilih berada di gerbong oposisi, meskipun partai besar lain beramai-ramai berusaha untuk berkawan dengan pemerintah.

Pada 2024, PKS diprediksi akan kembali berada di luar pemerintahan, melihat perolehan suara pasangan Capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar yang mereka usung kalah dari paslon nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya