Berita

Pemberian bantuan 100 unit Lampu Penerangan Jalan secara simbolik oleh Owner Gadang Berlian Company, Dimas Rifano kepada Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa/Ist

Bisnis

Bantu Masyarakat, Developer Perumahan Sumbang Lampu Jalan di Palembang

SELASA, 20 FEBRUARI 2024 | 06:05 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Lampu penerangan jalan masih menjadi permasalahan di sebagian wilayah Kota Palembang. Dari sebanyak 54.777 lampu jalan yang terpasang, sebanyak 30 ribu di antaranya butuh pemasangan baru. Sementara 5.400 lainnya dalam kondisi rusak berat.

Berangkat dari kondisi itu, sejumlah pengusaha developer perumahan di Kota Palembang berupaya mengurangi beban pemerintah dengan memberikan bantuan berupa 100 unit lampu penerangan jalan.

Program yang digagas developer Gadang Berlian Company bersama 6 pengusaha lainnya tersebut diserahkan secara simbolik kepada Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa di Kantor Gadang Berlian Company, Senin (19/2).


Owner Gadang Berlian Company, Dimas Rifano mengatakan, lampu penerangan jalan tersebut akan dipasang di  Wilayah Talang Kepuh Kecamatan Gandus hingga ke arah Alang-Alang Lebar sepanjang 6 kilometer.

"Kami sudah melakukan survei dan titik tersebut menjadi pilihan karena memang masih minim penerangan," kata Dimas dikutip Kantor Berita RMOLSumsel.

Pengusaha muda ini menuturkan, bantuan tersebut dikemas melalui Program Developer Peduli. Menurut Dimas, dirinya ingin menghapus stigma negatif yang muncul di masyarakat bahwa kedatangan pengembang di suatu wilayah hanya menimbulkan dampak negatif bagi wilayah di lokasi pembangunan perumahan.

"Kami ingin membuktikan jika kehadiran kami juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar," ucap Dimas.

Sementara itu, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sumsel, Zewwy Salim menuturkan, gagasan pemberian lampu jalan ini menjadi pelopor yang dilakukan anggota DPD REI yang ada di Sumsel.

Dia mendorong anggota lainnya untuk dapat mengikuti jejak Gadang Berlian Company bersama 6 developer lainnya untuk memberikan bantuan serupa di titik yang belum terjangkau.

"Seperti di kawasan Sematang Borang dan jalan lainnya yang memang minim penerangan jalan. Ini juga harus digagas pengusaha lain," tuturnya.

Pria yang akrab disapa Awik ini menjelaskan, jumlah rumah yang dibangun pengusaha developer di Kota Palembang saat ini menduduki peringkat pertama di Sumatera. Kondisi itu wajar mengingat backlog perumahan di Palembang mencapai angka 300 ribu unit.

"Artinya pangsa pasarnya masih luas," tegasnya.

Pj Wali Kota Palembang, Ratu Dewa berharap, apa yang dilakukan oleh para Developer tersebut melalui program pedulinya, ke depan dapat menjadi contoh bagi pengusaha lainnya.

"Apalagi tadi juga sudah disinggung oleh Ketua REI Sumatera Selatan. Mungkin kedepan akan ada program lain juga yang kami harapkan, dalam hal ini mungkin membantu rumah tidak layak huni di kota Palembang," ungkapnya.

"Saat ini kita masih sangat membutuhkan hal itu. Mudah-mudahan nanti para Developer lain juga akan tergerak dari sisi itu," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya