Berita

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh/Net

Politik

Pertemuan Paloh-Jokowi Pertegas Wacana Rekonsiliasi

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 20:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Minggu (18/2), mempertegas wacana rekonsiliasi.

Pengamat politik Ade Reza Hariyadi, mengatakan, rekonsiliasi merupakan tawaran sangat baik dan perlu disambut, sebagai sinyal politik untuk membangun stabilitas sosial politik dan persatuan nasional.

"Hal itu merujuk pada pengalaman sebelumnya, di mana Pilpres selalu menyisakan polarisasi di masyarakat," kata Ade, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Senin (19/2).


Karena itu, analis politik Forum Doktor Ilmu Politik Universitas Indonesia itu meyakini tawaran rekonsiliasi dapat menurunkan tensi politik yang sengit selama Pilpres 2024.

"Rekonsiliasi juga menyejukkan suasana dan menunjukkan tingkat kedewasaan politik para kandidat dan pendukungnya," tambah dia.

Meski begitu Ade Reza menggarisbawahi bahwa tawaran rekonsiliasi tidak berarti Pilpres telah usai, meski penghitungan versi quick count lembaga survei juga telah menunjukkan hasilnya.

"Semua pihak tetap harus menunggu hasil resmi sesuai tahapan yang diatur dalam UU Pemilu. KPU perlu diberi kesempatan bekerja secara mandiri dan profesional, menyelesaikan rekapitulasi suara secara final," pungkasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya