Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Ajak Rakyat Terima Hasil Pemilu, BEM Nusantara jadi Bulan-bulanan Warganet

SENIN, 19 FEBRUARI 2024 | 04:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan keutuhan bangsa usai Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Koordinator Pusat BEM Nusantara Achmad Supardi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Sabtu (17/2).

"Dalam suasana pasca-pemilu sangatlah penting untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan sebagai bangsa Indonesia. Perbedaan politik tidak boleh menghancurkan tali persaudaraan di antara sesama anak bangsa," kata Ardi akrab disapa.


Dia lalu berharap masyarakat tetap sabar menunggu hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPU RI. Dia mengimbau masyarakat berlapang dada menerima hasil pemilu.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan sabar menunggu hasil penghitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Mari kita hormati proses demokrasi dan menerima hasil pemilu dengan lapang dada," ucap dia.

Kemudian dia menyarankan pihak-pihak yang tak puas dengan hasil pemilu untuk melakukan protes dengan cara menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dia meyakini sidang MK adalah langkah konstitusional dan adil untuk menyelesaikan sengketa hasil pemilu.

"Jika ada ketidakpuasan atau terjadi permasalahan terkait proses pemilu, mari kita tempuh jalur hukum yang berlaku dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi. Itu adalah langkah yang konstitusional dan adil untuk menyelesaikan perselisihan," ucap dia.

Alhasil, ucapan Ardi itu turut menjadi trending topic dalam media X. Seakan-akan pernyataan BEM Nusantara ini menjadi corong pemerintah yang mem-backup pasangan Capres-Cawapres 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Mayoritas warganet yang menghujat BEM Nusantara ini diduga para pendukung paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Mereka menghujat BEM Nusantara sebagai aliansi BEM yang tidak peka terhadap permasalahan bangsa.

“BEM "Dungu" kalau Pemilu JURDIL semua Rakyat pasti Menerima dan Bergembira! peringatan kepada Orang Tua yg anaknya mau masuk Universitas jgn sampai masuk di Universitas2 Gerbong BEM NUSANTARA, anak anda bukan jadi Pinter bisa jadi Makin Dungu! ini contohnya,” tulis akun @Bsbukit.  

“Ini asli BEM oon. Gw dkk yg pernah jd BEM aja selalu kritis thd dinamika politik & kebijakan penguasa,” tulis akun @kretekmantab.

“Hai BEM Nusantara Kamu Sudah Baca Vidio Ini Belum Ini Kata Cak Nun !! Bantu Share Manteman biar suara CAK NUN kembali MENGGUNCANG NUSANTARA,” tulis akun @KamandanuGaPak sembari menge-share video Cak Nun (Emha Ainun Najib) saat berbicara kecurangan Pemilu.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya