Berita

Ilustrasi kebakaran di Jakarta/Ist

Nusantara

Waspada Kebakaran akibat Korsleting Listrik, Warga Harus Rutin Cek Instalasi

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 17:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta menyebut korsleting listrik menjadi faktor utama penyebab kebakaran di Jakarta. Bahkan pada 2023, tercatat 1.216 dari 2.286 kejadian kebakaran disebabkan oleh listrik.

Anggota Komisi A DPRD Jakarta Dwi Rio Sambodo meminta warga untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik sebagai upaya pencegahan terjadinya hubungan pendek arus listrik.

Rio uga meminta Pemprov DKI meningkatkan kualitas kabel listrik agar tidak ada lagi kebakaran yang disebabkan oleh kabel yang sudah usang.


“Penanganan kualitas kabel listrik beserta kenormalan penggunaan listriknya harus menjadi prinsip utama penanganan,” kata Rio dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Minggu (18/2).

Selain itu, setiap RT dan RW juga harus dibekali alat pemadam api ringan (APAR). Khususnya di pemukiman yang padat penduduk. Harapannya, mampu menekan dampak penyebaran kebakaran.

“Hal ini seharusnya dapat diantisipasi dengan baik oleh Dinas Gulkarmat, terkait ketersediaan APAR yang menunjang khususnya untuk wilayah padat dan sempit yang sulit dijangkau mobil pemadam,” kata Rio.

Pelatihan menggunakan APAR juga sangat dibutuhkan warga. Karena itu, harap Rio, Dinas Gulkarmat DKI bisa menyelenggarakan pelatihan masal di beberapa titik lokasi rawan kebakaran.

“Dinas Gulkarmat tidak bisa bekerja sendirian, karena tanpa keterlibatan dan peran serta warga salah satunya dalam melakukan pencegahan, seperti adanya korsleting listrik, pembakaran sampah hingga kelalaian penggunaan kompor gas,” demikian Rio.



Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya