Berita

Pasangan Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/Istimewa

Politik

Prabowo-Gibran Potensi Menang Pilpres 2024 Satu Putaran, Ekonom: Kembali Fokus Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

MINGGU, 18 FEBRUARI 2024 | 02:26 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Berdasarkan perkembangan data hasil penghitungan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang diterima Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap), pada Sabtu siang (17/2), sudah ada 528.032 TPS menyetor hasil penghitungan suara Pilpres 2024.

Dari 64,14 persen TPS yang sudah selesai merekap suara Pilpres 2024, Prabowo-Gibran unggul dari Anies-Muhaimin (Amin) dan Ganjar-Mahfud. Paslon nomor urut 2 itu memperoleh 45.103.873 suara, atau sebanyak 57,46 persen. Sementara Amin memperoleh 19.338.000 suara, atau sebanyak 24,64 persen. Adapun Ganjar-Mahfud memperoleh 14.051.161 suara atau 17,9 persen.

Hal ini direspons positif oleh kalangan ekonom, yang melihatnya sebagai peluang untuk kembali fokus pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.


Menurut Direktur Asosiasi Ekonomi dan Politik Indonesia (AEPI), Salamuddin Daeng, hasil Pilpres 2024 yang memungkinkan hanya satu putaran merupakan kabar baik bagi Indonesia.

"Patut disyukuri karena pilpres satu putaran berarti Indonesia bisa menghemat biaya, tenaga, dan waktu, sehingga sumber daya yang ada dapat dipergunakan untuk keperluan lain," ucap Daeng, Sabtu (17/2).

Lanjut Daeng, Pilpres sekali putaran tidak hanya memberikan efek positif kepada pemerintah, tetapi juga bagi pengusaha lokal. Kalangan pengusaha semakin lega karena berakhirnya hiruk pikuk politik memungkinkan mereka untuk fokus pada bisnis dan usaha mereka.

Daeng menjelaskan, pilpres sekali putaran membawa kepastian yang penting.

"Ini juga akan mempermudah konsolidasi politik kembali, sehingga proses transisi bisa dirancang lebih awal dan lebih matang," ujarnya.

Tidak hanya itu, pilpres sekali putaran juga diharapkan mampu mencegah terjadinya polarisasi di masyarakat. Daeng mengingatkan bahwa polarisasi dapat menghambat agenda dan program prioritas pemerintahan.

"Pemenang pilpres telah berkomitmen untuk menjadi pemimpin bagi semua dan akan menjalankan berbagai agenda dan program pembangunan yang inklusif dan progresif," tambahnya.

Hasil Pilpres 2024 yang menunjukkan potensi kemenangan satu putaran bagi pasangan Prabowo-Gibran telah memicu respons positif dari berbagai kalangan.

Pemerintahan baru nanti diharapkan dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi dan mendukung sektor UMKM untuk mendorong kemajuan ekonomi nasional.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya