Berita

Ilustrasi/Net

Politik

KPU Gelar Pencoblosan Susulan untuk 114 TPS di Demak Akibat Banjir

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 21:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pencoblosan atau pemungutan suara susulan bakal digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak, akibat bencana banjir yang menimpa 10 desa di wilayah Karanganyar.

Kebijakan pemungutan suara susulan tersebut tertuang dalam Surat Pemberitahuan KPU Demak kepada Ketua KPU RI, Hasyim Asyari dan juga Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono, tertanggal 16 Februari 2024.

Dalam surat itu dijelaskan, pemungutan suara ulang di ratusan TPS pada 10 desa di Karanganyar, Demak, Jawa Tengah, merupakan hasil rapat koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Demak, Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Karanganyar, pada 15 Februari 2024.


"KPU Kabupaten Demak memutuskan untuk menetapkan hari Sabtu tanggal 24 Februari Tahun 2024 sebagai hari dan tanggal Pemungutan Suara dan Penghitungan Suara Susulan," tulis Ketua KPU Demak Siti Ulfaati dalam suratnya, yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (17/2).

Dalam berita acara yang menjadi lampiran atau bagian tidak terpisahkan dari surat pemberitahuan KPU Demak, disebutkan total ada 114 TPS yang akan menggelar pemungutan suara susulan.

Ratusan TPS itu akan melayani sebanyak 27.669 pemilih yang masuk di dalam daftar pemilih tetap (DPT), dengan rincian 13.888 pemilih laki-laki dan 13.781 pemilih perempuan.

Sepuluh desa di Kecamatan Karanganyar yang menjadi lokasi ratusan TPS pemungutan suara ulang di antaranya Desa Karanganyar, Wonoketingal, Cangkring Rembang, Cangkring, Undaan Kidul, Desa Undaan Lor, Desa Ngemplik Wetan, Desa Wonorejo, Desa Ketanjung, dan Desa Jatirejo.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya