Berita

Prabowo Subianto bertemu Khofifah Indar Parawansa di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (17/2)/Ist

Politik

Khofifah Bertemu Prabowo di Bandara Halim, Ini yang Dibahas

SABTU, 17 FEBRUARI 2024 | 12:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ucapan selamat disampaikan Khofifah Indar Parawansa kepada Prabowo Subianto atas hasil quick count lembaga survei dan real count sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Ucapan disampaikan Khofifah kepada Prabowo saat keduanya bertemu di Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, Sabtu (17/2).

Khofifah menyebut, jadwal pertemuan dengan Prabowo di Surabaya. Namun karena ada kegiatan di Jakarta, maka pertemuan diadakan di Bandara Halim Perdanakusuma.


"Sedianya Pak Prabowo bertemu saya di Surabaya, namun karena saya tengah di Jakarta usai pelantikan Pj Gubernur Jawa Timur kemarin, akhirnya kami menyempatkan diri untuk bertemu dan bersilaturahmi di Jakarta pagi ini," ungkap Khofifah.

Terkait hasil hitung cepat, Khofifah mengatakan, pasangan Prabowo-Gibran mampu meraih 65 persen suara lebih di Jatim. Tingginya perolehan suara di Jatim secara signifikan berkontribusi besar dalam kemenangan Prabowo-Gibran di nasional.

Dilihat dari hasil saat ini, Khofifah meyakini hasil real count KPU tidak akan berbeda jauh dengan quick count yang dirilis berbagai  lembaga survei nasional.

"Maka dari itu, tadi saya sampaikan pula kepada Pak Prabowo untuk tidak melupakan masyarakat Jawa Timur yang mayoritas memilih beliau untuk meneruskan tongkat estafet kepemimpinan dari Presiden Joko Widodo," kata Khofifah yang menjabat Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran.

Sementara itu, kepada Khofifah, Prabowo Subianto secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih atas capaian Pilpres di Jawa Timur.

Prabowo pun berjanji, begitu terpilih menjadi Presiden Indonesia, dirinya akan langsung bekerja demi kemajuan bangsa.

Mengacu hasil hitung resmi (real count) KPU hingga Sabtu (17/2) pukul 12.30 WIB, suara Prabowo-Gibran 57,5 persen. Pasangan Anies-Muhaimin 24,6 persen, dan Ganjar-Mahfud 17,89 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya