Berita

Almarhum Purwanto/Ist

Politik

Sudah Meninggal Dunia, Caleg Gerindra Purwanto Raup 676 Suara

JUMAT, 16 FEBRUARI 2024 | 17:31 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Sebanyak 676 pemilih masih mencoblos almarhum Purwanto, caleg Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta daerah pemilihan 8 (Jagakarsa, Pasar Minggu, Tebet, Pancoran dan Mampang Prapatan), yang meninggal karena sakit jantung saat masa kampanye lalu. Nama caleg almarhum nomor urut satu tetap dicoblos pendukungnya pada pemilu 14 Februari lalu.

Hal itu berdasarkan data real count KPU yang dilihat Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/2) pukul 17.00 WIB. Total suara telah masuk sebesar 41,58 persen.

Anggota KPU DKI Jakarta, Dody Wijaya mengatakan, suara Purwanto tetap sah meski yang bersangkutan telah meninggal dunia. Suara politikus Kebon Sirih yang terakhir menjabat Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta itu nanti akan dialihkan ke partai pengusungnya.


"Walaupun yang bersangkutan telah meninggal dunia, suaranya tetap sah, hanya dialihkan ke partai," kata Dody saat duhubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/2).

Seperti diketahui, Anggota Komisi A DPRD DKI dari Fraksi Gerindra Purwanto meninggal dunia pada Selasa (5/12/2023) sekitar pukul 20.05 WIB. Peraih suara terbanyak di DPRD DKI Jakarta pada Pileg 2019 itu meninggal karena serangan jantung.

Purwanto merupakan peraih suara terbanyak di DPRD DKI Jakarta pada Pileg DKI 2019 lalu.

Saat itu Purwanto yang maju dari dapil 8 memperoleh suara fantastis sebesar 36.782 suara.

Purwanto mendapat suara terbanyak di Kecamatan Jagakarsa dengan perolehan 28.037 suara. Sementara suara sisanya didapat dari 4 kecamatan lainnya, yaitu Pasar Minggu, Tebet, Pancoran dan Mampang Prapatan.



Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya