Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD/Net

Politik

Ganjar-Mahfud Remuk di Kota Sukabumi, Mesin Partai Pengusung Tak Maksimal?

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 16:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perolehan suara Pilpres 2024 di Kota Sukabumi dipimpin oleh Pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Posisinya secara berurutan diikuti oleh pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) dan pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar, Berdasarkan hasil Hitung Suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024 dari situs KPU, Kamis (15/2), pukul 09.00 WIB, suara yang sudah masuk sebanyak 32,73 persen atau 327 dari 999 tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Sukabumi.

Di urutan pertama, pasangan Prabowo-Gibran sementara meraup 23.346 suara atau 52,08 persen. Pasangan nomor urut 01 membuntutinya dengan raihan 17.039 suara atau 38,01 persen.


Nasib kurang baik menimpa pasangan yang diusung PDIP. Ganjar-Mahfud terkapar di posisi buncit dengan hasil 4.443 suara atau 9,91 persen. Ditengarai mesin partai pengusung Ganjar-Mahfud di Kota Sukabumi tak berjalan maksimal.

Data itu merupakan bagian dari Publikasi Form Model C/D Hasil, yaitu hasil penghitungan suara di TPS dengan tujuan untuk memudahkan akses informasi publik. Form tersebut adalah hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPPS.

Selanjutnya, rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil Pemilu akan dilakukan secara berjenjang dalam rapat pleno terbuka oleh PPK, KPU Kabupaten dan Kota, KPU Provinsi dan KPU berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya