Berita

Caleg asal PKB untuk DPRD Lampung, Munir Abdul Haris/Istimewa

Politik

Tak Hanya Dinolkan, Perolehan Suara Caleg DPRD Lampung dari PKB Digeser ke Caleg Lain

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 16:10 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Lampung nomor urut 4 dari Dapil lampung 7 asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Munir Abdul Haris, menemukan indikasi kecurangan oknum di TPS.

Munir mengatakan, di TPS 19 Kampung Sendang Asih, Kecamatan Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, dirinya secara tertulis memperoleh suara 39. Namun dalam salinan form C1 tertulis xxx alias nol. Suaranya tersebut pindah ke caleg lain yakni nomor urut 3.

"Petugas KPPS mengatakan terjadi kesalahan teknis penginputan, semestinya tertulis 39 tapi terinput ke nomor di atasnya," ucap Munir, menirukan perkataan oknum KPPS kepada Kantor Berita RMOLLampung, Kamis (15/2).


Bahkan, lanjut Munir, oknum KPPS sempat meminta maaf, dan memberikan alasan karena kelelahan.

Masih kata Munir, Ketua KPPS tersebut mengakui bahwa dirinya mendapat suara 39 namun di berita acara kosong.

Bukan hannya di TPS 19, lanjutnya, hal serupa juga terjadi pada TPS 4 Desa Sendangmulyo yang seharusnya mendapatkan suara 73 menjadi xxx alias nol dan pindah ke nomor urut 3 atas nama Maksum Asror.

"Ini kita duga terstruktur, sistematis, dan masif," tegas Munir.

Dengan penemuan tersebut, Munir minta pleno PPK se-Kabupaten Lampung Tengah harus membuka lagi form C1 planonya dan dibaca ulang. Lalu, dicocokkan C1 hasil salinan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya