Berita

Pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Istimewa

Politik

Tak Percaya Quick Count, TPD Amin Pagar Alam Bersiap Pilpres Dua Putaran

KAMIS, 15 FEBRUARI 2024 | 13:21 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Pemenangan Daerah (TPD) Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) Kota Pagar Alam tidak mempercayai hasil quick count yang dikeluarkan oleh sejumlah lembaga survei.

Pasalnya, berdasarkan real count Tim Pemenangan Amin Pusat, posisi Amin dengan paslon nomor urut 2, Prabowo-Gibran, masih relatif imbang.

"Informasi real count tim Amin pusat yang dibagikan ke kami para relawan hasilnya masih imbang, di angka 42 persen suara nasional untuk paslon Amin dan 45 persen untuk Prabowo-Gibran," ungkap Ketua Relawan Amin Kota Pagar Alam, Ustadz Muhaimin, diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (15/2).


Dia pun tetap optimistis Pilpres 2024 akan berlangsung dua putaran. Hasil real count yang dipublikasikan kepada para relawan ini menambah semangat untuk mengawal perolehan suara paslon nomor urut 1 di kota Pagar Alam.

"Tentunya informasi real count dari posko Amin pusat ini dapat menjadi penepis isu dan informasi yang telah banyak beredar. Kami sudah menyebar para relawan mengawal rekapitulasi suara di tiap TPS sesuai instruksi pusat agar tidak ada tindakan kecurangan," tambahnya.

Mereka bahkan telah bersiap apabila Pilpres dilaksanakan dua putaran.

"InsyaAllah Pilpres tetap dua putaran antara pasangan Amin yang kami dukung melawan paslon 02. Untuk itu kami siap berjuang habis-habisan kembali untuk menambah perolehan suara Amin di kota Pagar Alam," tandasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya