Berita

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) di Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (14/2)/RMOL

Politik

OSO: Kalau Dipermainkan Quick Count, Kita Dipermalukan Dunia Internasional

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 17:56 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengimbau masyarakat jangan sampai dipermainkan hasil quick count (hitung cepat) terkait hasil Pilpres 2024.  

Hal itu disampaikan OSO saat menanggapi hasil hitung cepat atau quick count bahwa Pilpres 2024 berpotensi satu putaran.

“Kita sudah menyebar 1,6 juta orang ke seluruh Indonesia dan sama sekali tidak terpancing dengan pihak-pihak lain. Penghitungan suara masih berproses, sebab yang menentukan semua ini adalah Tuhan, kebenaran. Rakyat tahu apa yang mereka pilih,” ujar OSO di Posko Pemenangan Ganjar-Mahfud di Jalan Teuku Umar Nomor 9, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu sore (14/2).


OSO mengungkapkan, TPN Ganjar-Mahfud telah menyebarkan 1,6 juta orang saksi ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia untuk menjaga suara.

“Demi keadilan Pemilu ini, terutama wasit-wasit ya lantas jangan lupa, kita juga telah menyebarkan 1,6 juta relawan ke seluruh TPS di Indonesia untuk mengawasi penghitungan suara, baik manual maupun secara elektoral,” kata mantan Ketua DPD RI itu.

Menurutnya, TPN Ganjar-Mahfud secara keseluruhan telah melakukan segala sesuatunya secara maksimal. Dan, ia meminta seluruh pihak agar menunggu hasil akhir dari penghitungan suara secara manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, sehingga tidak terjebak dalam perang opini.

“Karena, di 03 semua sudah melakukan sesuatu secara maksimal di semua  provinsi. Dan, hasilnya bagus sekali. Jadi, kalau dipermainkan quick count, jangan sampai kita dipermalukan di dunia internasional," bebernya.

"Tahu-tahu quick count di sini berbeda  dengan internasional. Di internasional mungkin punya kepentingan khusus. Pasti lebih fair. Ya, terus terang saja, kita semua harus bersabar dan benar-benar  kita jadikan ini sebagai  landasan demi keadilan ya,” demikian OSO.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

UPDATE

Tiba di Amman, Prabowo Disambut Putra Mahkota hingga Dikawal Jet Tempur

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit Didorong Optimisme AI

Rabu, 25 Februari 2026 | 08:14

KPK Bakal Panggil Dirjen Bea Cukai Terkait Kasus Suap Importasi

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:55

Duduk Bareng Bahas Ritel: Upaya Mendag Sinkronkan Aturan dengan Kebutuhan Desa

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:39

Mantan PM Norwegia Dirawat Serius Usai Dugaan Percobaan Bundir di Tengah Skandal Epstein

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:26

Indeks STOXX 600 Naik 0,23 Persen, Dekati Rekor Tertinggi di Tengah Dinamika Tarif AS

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:16

Kemenag Kejar Target: Dana BOP dan BOS Rp4,5 Triliun Harus Cair Sebelum Lebaran 2026

Rabu, 25 Februari 2026 | 07:05

NasDem Berpeluang Mengusung Anies Lagi

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:51

Roy Suryo Cs versus Penyidik Polda Metro Makin Seru

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:34

Yuk Daftar Mudik Gratis 2026 Kota Bandung

Rabu, 25 Februari 2026 | 06:24

Selengkapnya