Berita

Mozilla/Net

Bisnis

Prioritaskan Firefox Mobile, Mozilla Pecat Sekitar 60 Karyawan

RABU, 14 FEBRUARI 2024 | 15:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan perangkat lunak Mozilla memecat sekitar 60 orang karyawannya, setara dengan sekitar lima persen tenaga kerja yang mayoritas bertugas di tim pengembangan produk.

Juru bicara Mozilla mengonfirmasi kabar pengurangan karyawan tersebut dalam sebuah pernyataan kepada Engadget.

“Kami mengurangi investasi di beberapa area produk untuk fokus pada area yang kami rasa memiliki peluang sukses terbesar,” kata juru bicara tersebut.


“Untuk melakukan hal ini, kami telah membuat keputusan sulit untuk menghilangkan sekitar 60 peran di seluruh perusahaan. Kami bermaksud untuk memprioritaskan kembali sumber daya pada produk seperti Firefox Mobile, yang memiliki peluang besar untuk tumbuh dan membangun model yang lebih baik bagi industri ini," ujarnya.

Menurut memo internal yang diperoleh TechCrunch, Mozilla berencana mengurangi investasi pada beberapa produk, termasuk VPN dan alat yang secara otomatis menghapus informasi pribadi pengguna dari situs pialang data.

Menurut memo tersebut, salah satu bidang yang akan difokuskan Mozilla adalah kecerdasan buatan.

“Pada tahun 2023, AI generatif mulai dengan cepat mengubah lanskap industri. Mozilla memanfaatkan peluang untuk menghadirkan AI yang dapat dipercaya ke dalam Firefox, sebagian besar didorong oleh akuisisi Fakespot dan upaya integrasi produk setelahnya,” menurut laporan dalam memo tersebut.

"Selain itu, menemukan konten yang bagus masih merupakan hal yang penting dalam penggunaan internet. Oleh karena itu, sebagai bagian dari perubahan hari ini, kami akan menyatukan Pocket , Content, dan tim AI/ML yang mendukung konten dengan Organisasi Firefox," lanjutnya.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya