Berita

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 10, Hidayat/RMOLSumsel

Nusantara

Dianggap Layak, 50 ODGJ di Palembang Dipastikan Besok Bisa Nyoblos

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 19:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebanyak 50 orang berstatus sebagai Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) binaan Panti Sosial Rehabilitasi Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar di Jalan Residen H. Najamuddin, Suka Maju Sako, Palembang, dianggap layak untuk memberikan hak suara pada Pemilu Rabu (14/2).

Untuk memfasilitasi ODGJ dalam memberikan hak suara, Panti Sosial menyediakan satu TPS. Di TPS ini pemilih ODGJ bergabung dengan pemilih umum yang berjumlah 289 pemilih dari warga RT 04 dan warga Panti Sosial.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 10, Hidayat mengatakan, baru pertama kali Panti Sosial Rehabilitasi Pengemis Gelandangan Sako memfasilitasi warga binaannya untuk memberikan hak suara dalam pemilu.


"Ada satu TPS di Panti Sosial, tapi bukan TPS khusus karena yang mencoblos di sini bukan hanya warga panti, tapi juga warga sekitar panti dari RT 04, totalnya ada 289 itu terdapat 50 warga panti ODGJ," kata Hidayat, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa (13/2)

Dijelaskan Hidayat, untuk warga panti yang berstatus sebagai ODGJ saat mencoblos dibimbing secara khusus.

"Untuk ODGJ di panti ini diperlukan penanganan khusus, karena sebelum ODGJ mencoblos ini harus terlebih dahulu diperhatikan kondisinya, apakah sedang tenang atau tidak, diperhatikan terlebih dahulu ODGJ harus makan obat. Harus dibimbing oleh panitia, dibujuk dan dihibur agar mereka tenang saat mencoblos," paparnya.

Dalam penanganan dan pendampingan ODGJ yang akan mencoblos, panitia TPS harus dibimbing oleh petugas khusus.

"Iya ada petugas khusus, sebab kalau tidak mereka akan gaduh dan cenderung mengamuk, jadi buat rusuh TPS. Jadi kita tunggu sampai ODGJ tenang dulu baru bisa mencoblos," jelasnya.

Hidayat berharap pada hari pencoblosan besok di TPS 10 berjalan lancar dan tanpa ada hambatan yang berarti.

"Saya secara pribadi mengharapkan di TPS 10 ini bercampurnya warga RT 04 dan warga ODGJ ini berjalan dengan lancar, tidak ada gangguan, tertib sampai penghitungan suara hingga selesai demi mensukseskan Pemilu 2024 ini," tandasnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya