Berita

Ketua Dewan LP3ES, Abdul Hamid/Repro

Politik

LP3ES Imbau Aparat Netral dalam Pemilu 2024

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 14:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Imbauan agar seluruh anggota kepolisian menjaga netralitas dalam Pemilu 2024 terus disuarakan publik. Karena, Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) melihat ada risiko tertentu ketika Polri tidak netral.

“Kepada Pak Kapolri, saya mengimbau, kami LP3ES mewakili masyarakat sipil, mohon (Polri) bertindak netral. Seluruh aparat dari pusat, sampai daerah, mohon diperintahkan untuk bersikap netral jika tidak akan ada resiko,” kata Ketua Dewan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) Jakarta., Abdul Hamid (Gus Hamid), dalam acara diskusi virtual bertajuk "Resiko Polisi Tidak Netral", Selasa (13/2).

Menurutnya, polisi tidaklah memiliki fungsi politik. Melainkan fungsi untuk ketertiban dan keamanan.


“Karena itu, dari segi aspek yuridis, sangat tidak dibenarkan bahwa polisi terdorong melakukan fungsi politik, tidak dibenarkan,” jelasnya.

Hamid menambahkan, ada risiko besar dan bahaya kalau aparat keamanan tidak netral dalam Pemilu 2024 ini.

“Karena netral, tidak ada kejujuran, memiliki dampak yang luar biasa, dan itu sangat berbahaya,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya