Berita

Ketan Anti Golput/RMOLJatim

Nusantara

Semarak Pemilu, Warga Surabaya Dapat Ketan Anti Golput Usai Nyoblos

SELASA, 13 FEBRUARI 2024 | 09:44 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Berbagai cara kreatif dilakukan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan hak pilih pada pencoblosan Pemilu 2024 di tanggal 14 Pebruari 2024.

Di beberapa tempat, warga dengan sukarela mendirikan TPS unik. Tujuannya agar pemilih antusias beramai-ramai ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya.

Pada pemilu sebelumnya, bahkan ada juga para petugas KPPS yang memakai baju adat. Tidak hanya itu, ada juga TPS yang menyajikan hidangan serta hiburan agar para pemilih tidak bosan.


Hal yang sama juga dilakukan oleh salah satu tempat jajajan tradisional di Surabaya. Meski tidak ada hubungannya dengan pemilu, kedai di Jalan Raya Darmo ini memberikan dukungan sepenuhnya agar warga nyoblos.

Sesuatu yang disuguhkan Kedai Ketan Punel. Tempat kuliner yang berada di pas di seberang Taman Bungkul Surabaya ini menyajikan kudapan Ketan Anti Golput.

Caranya, warga yang sudah nyoblos akan diberikan apresiasi berupa seporsi ketan gratis.

Ketan tersebut akan diberikan dan bisa dinikmati pada, Rabu (14/2) sore hingga malam setelah coblosan. Tak hanya itu, para pembeli yang telah mencoblos juga akan mendapat souvenir cantik dari KPU Jawa Timur.

"Syaratnya pembeli mau menunjukkan bekas tinta warna biru di jarinya dan bersedia difoto. Artinya dengan bukti tinta di jari, berarti dia sudah mencoblos," kata Wahyu Darmawan, pemilik Kedai Ketan Punel dikutip Kantor BErita RMOLJatim, Selasa (13/2).

Ketan anti golput itu sendiri adalah ketan dengan rasa kelapa manis. Di mana warna kelapanya bernuansa merah putih, seperti warna bendera merah putih.

Dipaparkan Wahyu, apa yang dilakukan di tempat usaha kulinernya tersebut semata-mata untuk memberikan  penghargaan dan apresiasi kepada masyarakat. Utamanya pembeli ketan yang telah menggunakan haknya memberikan suaranya di TPS dalam Pilpres 2024.

"Kami juga ingin ikut berpartisipasi. Usai mencoblos silakan ke Kedai Ketan Punel, kami berikan seporsi ketan merah putih gratis," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya