Berita

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko/Ist

Presisi

Tegaskan Netral, Polri Minta Masyarakat Tidak Sebar Hoax

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 22:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Masyarakat diminta lebih bijak memilah informasi di media sosial, dan tidak terlibat menyebarkan informasi hoax yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, melalui keterangan tertulis, Minggu (11/2), mengatakan, Polri selalu menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, edukasi dan informatif, termasuk tentang maraknya berita bohong atau hoax di media sosial.

"Umumnya informasi palsu atau berita palsu di internet disebarkan ulang dengan cara copy dan paste. Setelah itu konten diedit sedemikian rupa dan disisipi ideologi hoaxers yang tentunya tanpa menyertakan link sumber," katanya.


Dia pun membantah terhadap sejumlah informasi yang menyatakan Polri tidak netral pada Pemilu 2024.

"Polri netral, dan itu adalah harga mati bagi Polri, karena terikat peraturan perundang-undangan dan Perkap," tegasnya.

Saat ini, tambah Trunoyudo, Polri fokus pada tanggung jawab pengamanan Pemilu 2024 bersama seluruh stakeholder, untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang aman, sejuk, damai, dan bermartabat.

"Polri terus berkomitmen menciptakan Pemilu 2024 berjalan aman, damai, sejuk dan bermartabat, hingga tuntas terpilihnya pemimpin nasional yang baru," pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya