Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan/RMOL

Bisnis

Anthony Budiawan: BUMN Tidak Bisa Diubah jadi Koperasi, Amin Tidak Mungkin Jadikan Itu Program

MINGGU, 11 FEBRUARI 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) disebut tidak bisa diubah dari korporasi menjadi koperasi. Mengingat, BUMN merupakan milik negara, bukan milik anggota individu masyarakat.

Begitu yang disampaikan Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, merespons adanya pihak-pihak yang menilai badan hukum BUMN lebih tepat menjadi koperasi.

"Bukan tidak tepat, tapi tidak bisa. Makanya, Anies sepertinya tidak mungkin mengusulkan perubahan dari BUMN menjadi Koperasi seperti itu, pasti ada yang salah mengerti," kata Anthony kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/2).


Karena menurut Anthony, BUMN merupakan milik negara, untuk itu tidak bisa diubah menjadi koperasi.

"BUMN tidak bisa koperasi. BUMN milik negara, koperasi milik anggota individu masyarakat, sebagai perusahaan swasta," pungkas Anthony.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya