Berita

Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo: Kalau Tidak Setuju Makan Siang Gratis, Tidak Usah Gabung Kabinet

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 18:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak akan ada jalan bagi tokoh masuk kabinet jika tidak setuju dengan program makan siang dan susu gratis untuk anak-anak Indonesia.

Begitu ditegaskan Calon Presiden Nomor Urut 2 Prabowo Subianto saat memberikan pidato pada kampanye pamungkas bertajuk Pesta Rakyat untuk Indonesia Maju, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (10/1).

"Nanti siapa yang mau masuk kabinet, siapa yang mau menjadi menteri saya, harus setuju anak-anak harus diberi makan siang. Kalau kau tidak setuju nggak usah gabung," tegas Prabowo.


Menteri Pertahanan RI itu mengatakan orang yang tidak setuju dengan program makan siang gratis untuk anak-anak itu merupakan orang yang tidak cinta tanah air.

"Saudara-saudara sekalian, yang mengatakan makan untuk anak-anak kita tidak penting, menurut saya bukan orang yang waras, bukan orang yang cinta tanah air," katanya.

Dia menegaskan bahwa kepemimpinan Prabowo-Gibran tidak akan ragu memberi makan siang gratis untuk anak Indonesia.

"Saya tidak ragu-ragu Prabowo-Gibran tidak ragu-ragu kami akan memberi makan siang untuk anak-anak Indonesia," tutupnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya