Berita

Puluhan ribu massa menyemut jelang hajatan rakyat Ganjar-Mahfud di Benteng Vastenburg Solo, Sabtu 10 Februari 2024/RMOL

Politik

KAMPANYE AKBAR

Puluhan Ribu Massa Menyemut Jelang Hajatan Rakyat Ganjar-Mahfud di Benteng Vastenburg Solo

SABTU, 10 FEBRUARI 2024 | 07:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasangan capres-cawapres nomor urut 03, Ganjar Pranowo-Mahfud MD, menggelar kampanye akbar terakhir di dua kota di Jawa Tengah, Surakarta (Solo) dan Semarang, Sabtu (10/2).

Kampanye akbar pertama Ganjar-Mahfud di Solo mengambil tempat di Benteng Vastenburg.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL di lokasi, sekitar pukul 07.00 WIB, puluhan ribu massa dari berbagai elemen terus berdatangan ke lokasi acara. Mereka terlihat kompak mengenakan pakaian berwarna merah dan putih dengan gambar wajah Ganjar-Mahfud.


Masyarakat nantinya akan melakukan grebeg atau menggiring Ganjar-Mahfud dengan kirab budaya dari Ngarsopuro menuju Benteng Vastenburg, salah satu titik termasuk Balaikota Surakarta.

Pertunjukan seni kebudayaan rencananya akan ditampilkan. Ada juga mural dari seniman setempat yang menggambarkan ekspresi dan harapan kepada paslon nomor urut 03 itu.

Berdasarkan agenda, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, Plt Ketua Umum PPP M. Mardiono dan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) bakal hadir di lokasi acara kampanye akbar ini.

Begitupun sejumlah sosok penting seperti  putra Megawati dan Ketua DPP PDIP M. Prananda Prabowo, Sekjen Hasto Kristiyanto, hingga Dewan Penasehat TPN Ganjar-Mahfud Puan Maharani. Akan hadir juga Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud Arsjad Rasjid, serta jajaran TPN hingga Tim Pemenangan Daerah (TPD).

Seusai berkampanye di Solo pada Sabtu pagi, Ganjar-Mahfud akan melanjutkan kampanye akbar ke Kota Semarang, Jawa Tengah.

Ganjar sebelumnya mengungkapkan bahwa alasan pihaknya memilih dua kota dalam kampanye terakhirnya di Jawa Tengah karena alasan normatif, banyak massa yang ingin hadir.

"Sebenarnya mau satu titik gitu ya, apakah di Solo, apakah di Semarang. Tapi ternyata semua berdebat, kalo bisa tambah lagi, Pak. Setiap ekstra residenan itu artinya 6, nggak mungkin gitu kan. Maka diputuskan di dua tempat karena dua-duanya pengen dilaksanakan dan banyak orang yang pengen hadir. Luar biasa bahkan dari Jakarta hari ini (kemarin) sudah membawa timnya masuk ke sana," kata Ganjar di Kabupaten Bogor, dikutip Sabtu (10/2).

"Saya tidak membayangkan kondisinya karena Jawa Timur juga mau hadir. Maka dengan dipecah dua mungkin akan lebih baik," tambahnya.

Sementara itu, Deputi Kanal Media Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Karaniya Dharmasaputra, menjelaskan, jika Solo ke Semarang menandakan peralihan kepemimpinan dari Presiden Jokowi ke Ganjar.

“Dari Solo menuju Semarang, dari era Jokowi menuju era Ganjar Pranowo. Dari daerah yang dulu melambangkan basis Jokowi, bergerak menuju Semarang, daerah yang merupakan perlambang basis Ganjar Pranowo," kata Karaniya.

Menurutnya, seperti halnya ‘Hajatan Rakyat’ Solo yang dijejali ratusan ribu massa, Semarang juga akan dipenuhi oleh rakyat yang tumpah ruah di acara kampanye akbar.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya