Berita

Muhammad Zinedine Alam Ganjar/Ist

Politik

Alam Ganjar Puji Kawan Tuli Buka Usaha Mandiri di Kupang

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 22:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perkembangan unit usaha inklusi perlu dikembangkan di seluruh Indonesia. Seperti dilakukan Komunitas Kawan Tuli yang membuka Kedai Kopi Saa di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pentingnya pengembangan unit usaha inklusi itu disampaikan putra Calon Presiden Ganjar Pranowo, Muhammad Zinedine Alam Ganjar, saat menyambangi kedai kopi itu.

"Apresiasi sebesar-besarnya kepada teman inklusi, ini sebagai satu sarana di mana anak muda bisa berkarya menjadi suatu hal luar biasa," ujar Alam dalam keterangan tertulis, Kamis (8/2).


Diceritakan Alam, tempat tersebut sudah beroperasi sejak tahun 2019, mereka memiliki nama komunitas yakni CAFEin, yang berarti cafe inklusi. Sebab, cafe tersebut sejak pertama beroperasi telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan teman tuli.

Mencermati hal tersebut, Alam pun menilai bahwa kawan tuli bukan sesuatu kekurangan, sebab, banyak kawan tuli yang bisa mandiri bahkan hingga sukses.

"Kawan tuli bukan lah satu kekurangan, kawan tuli memiliki suatu komunitas sendiri dan itu jadi gaya hidup dalam segi gaya komunikasi mereka yang berbeda," tuturnya.

Dengan adanya tempat yang menaungi komunitas tersebut, Alam berharap ke depan akan lebih banyak lagi wirausaha yang muncul dengan berkolaborasi bersama kawan inklusi dalam rangka mendorong pemerataan kualitas SDM di Indonesia.

"Harapannya bisa menginspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk bergerak bersama dan juga kita saling kolaborasi untuk ciptakan lingkungan yang nyaman untuk kita semua," pungkasnya.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya