Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Barat Was-was, Iran, China dan Rusia Gelar Latihan Militer Bersama

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 10:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah ketegangan yang meningkat di Kawasan Timur Tengah, militer Iran bersama China dan Rusia, berencana menggelar latihan Angkatan Laut bersama dalam beberapa minggu mendatang.

Laporan Komandan Angkatan Laut Iran, Shahram Irani, pada Kamis (8/2), mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk untuk menjamin keamanan kawasan yang belakangan memanas akibat pecahnya perang di Jalur Gaza.

"Strategi utama Angkatan Laut Iran dalam situasi saat ini adalah untuk menjaga kepentingan dan sumber daya ekonomi sistem Islam dan rakyatnya,” kata Irani seperti dimuat  Iran International News.


Lebih lanjut Irani mengatakan pihaknya juga akan mengundang beberapa negara mitra lain, meskipun tidak dirinci nama negaranya.

Setelah serangan balasan Israel diluncurkan 7 Oktober lalu, kelompok militer pendukung Iran dan Palestina melakukan serangkaian upaya penyerangan ke wilayah Israel dan mitra Baratnya, sehingga memicu konflik regional yang membara.

Pangkalan Amerika Serikat bahkan telah menjadi sasaran lebih dari 160 kali serangan di pangkalan militer mereka di Timur Tengah karena mendukung Israel dan dinilai mengabaikan nasib Palestina.

Rencana latihan militer terbaru oleh trio anti-Barat terjadi di tengah upaya keras pasukan gabungan yang dikepalai Inggris dan AS untuk menghancurkan pasukan Houthi di Yaman

Persatuan Iran, China dan Rusia dianggap sebagai suatu ancaman bagi Barat. Ketiga negara itu sebelumnya pernah melakukan latihan militer angkatan laut bersama di Teluk Oman.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya