Berita

Grafis di media sosial hasil penghitungan suara Pilpres 2024 Indonesia di 6 negara/Net

Politik

Beredar Hasil Pilpres 6 Negara Dimenangi Prabowo-Gibran, KPU: Tidak Benar!

KAMIS, 08 FEBRUARI 2024 | 08:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Beredar di media sosial hasil penghitungan suara Pilpres 2024 di luar negeri yang dimenangi Paslon Nomor Urut 2, Prabowo-Gibran. Pasangan itu menang telak di 6 negara.

Menanggapi gambar di Medsos berisi perolehan suara di Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Arab Saudi, Singapura, dan Taiwan, Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, membantah.

"Itu tidak benar," kata Hasyim kepada wartawan, Kamis (8/2).


Dijelaskan, metode pemungutan suara di luar negeri ada 3, yakni melalui pos, kotak suara keliling (KSK), dan tempat pemungutan suara luar negeri (TPSLN).

"Pemungutan suara di luar negeri dilaksanakan lebih awal daripada di dalam negeri," katanya.

Meski begitu, tambah Hasyim, proses penghitungan suara di luar negeri digelar belakangan, bersamaan pemungutan dan penghitungan suara di dalam negeri, 14-15 Februari 2024.

"Jadi, kalau ada publikasi hasil penghitungan suara luar negeri sebelum 14 Februari 2024, kami pastikan itu tidak benar," tandasnya.

Pada gambar yang beredar di Medsos, pasangan Prabowo-Gibran unggul di enam negara.

Di Malaysia, Anies-Muhaimin memperoleh 9,5 persen; Prabowo-Gibran 83,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 7,3 persen. Di Korea Selatan Anies-Muhaimin 9,5 persen; Prabowo-Gibran 85,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 5,3 persen.

Selanjutnya di Taiwan Anies-Muhaimin memperoleh 6,5 persen; Prabowo-Gibran 88,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 6,3 persen. Di Jepang Anies-Muhaimin mendapat 19,5 persen suara; Prabowo-Gibran 75,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 5,3 persen.

Sedang di Singapura Anies-Muhaimin disebut memperoleh 10,5 persen suara; Prabowo-Gibran 80,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 9,3 persen. Di Arab Saudi pasangan Anies- Muhaimin diklaim memperoleh 7,5 persen suara; Prabowo-Gibran 87,2 persen; dan Ganjar-Mahfud 5,3 persen.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Febrie Adriansyah Resmi Ajukan Gugatan Praperadilan ke PN Jaksel

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:27

Menko Polkam: Aktivitas Masyarakat Tetap Normal, Pasar dan Mal Ramai

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:26

Gelombang Reshuffle Berlanjut, Zelensky Pecat Dubes Ukraina untuk AS

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:22

Harga Garam Brebes Anjlok saat Panen Raya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:16

Kelakuan SPPG di Ketapang: Rumah Wartawan Dikepung, Istrinya Diintimidasi

Rabu, 05 Agustus 2026 | 14:02

Situasi di Dalam Negeri Sangat-sangat Mantap

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:52

Laba Tergerus, Saham Lufthansa Anjlok 8 Persen

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:51

Kepemilikan Aset Tak Wajar Jadi Indikator Awal Pencucian Uang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:40

Api Membakar Lahan, Seorang Ayah Tak Pernah Pulang

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:31

Koperasi Merah Putih Dinilai Jadi Penentu Implementasi Pasal 33 UUD 1945

Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya