Berita

Prabowo Subianto/Ist

Politik

Populi Center: Popularitas Prabowo Kalahkan Anies dan Ganjar

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lembaga survei Populi Center mengeluarkan hasil riset terbarunya terkait peluang Pilpres 2024 satu putaran, Rabu (7/2).

Dari hasil temuan lembaga survei Populi Center, terdapat beberapa hasil survei, salah satunya elektabilitas pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Dari enam orang capres dan cawapres yang menjadi kontestan dalam Pilpres 2024, Prabowo Subianto menjadi tokoh yang paling banyak dikenal atau populer. Sedangkan Muhaimin Iskandar berada di urutan terakhir.


“Prabowo sebesar 96,5 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka (91,1
persen), Ganjar Pranowo (89,9 persen), Anies Baswedan (88,9 persen), Mahfud MD (84,8 persen), dan Muhaimin Iskandar (81,7 persen),” kata Direktur Eksekutif Populi Center Afrimadona dalam keterangan persnya.

Selain itu, Prabowo juga menjadi tokoh yang paling banyak
disukai dengan perolehan suara 83,1 persen, diikuti Gibran Rakabuming Raka sebesar 75,5 persen, lalu Ganjar Pranowo 70,5 persen, Anies Baswedan 65,2 persen, Mahfud MD 75,1 persen, dan Muhaimin Iskandar 67,8 persen.

Survei nasional dilaksanakan mulai 27 Januari hingga 3 Februari 2024. Sampel responden tersebar secara proporsional di 38 provinsi di Indonesia, termasuk di empat daerah otonomi baru di wilayah Papua.

Metode pengambilan data dalam survei ini dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) dilakukan dengan menggunakan aplikasi survei Populi Center kepada 1.500 responden yang dipilih menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling).

Margin of error (MoE) diperkirakan ± 2,53 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. Survei dilakukan dengan menggunakan pendanaan internal.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya