Berita

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman/Net

Dunia

Saudi Tolak Hubungan Diplomatik Israel sampai Palestina Diakui

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 12:46 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Israel tidak akan pernah terbentuk jika negara Palestina belum mendapat pengakuan internasional.

Begitu disampaikan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi dalam sebuah pernyataan pada Rabu (7/2).

Pengakuan yang dimaksud Arab Saudi adalah wilayah berdasarkan peta Palestina tahun 1967 dengan bagian timur al-Quds sebagai ibu kotanya.


"Kerajaan telah mengomunikasikan sikap tegasnya kepada pemerintah AS bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel kecuali negara Palestina merdeka diakui berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," tulis Kemlu Saudi, seperti dimuat Al-Mayadeen.

Saudi juga mendesak agar  agresi Israel di Jalur Gaza dihentikan dan semua pasukan pendudukan Israel mundur dari Jalur Gaza.

"Agresi di Jalur Gaza harus diakhiri. Penting bagi rakyat Palestina mendapatkan hak-hak mereka yang sah," tegasnya.

Para analis menilai pernyataan Arab Saudi mencerminkan kemarahan mereka terhadap komentar jurubicara Pentagon John Kirby.

Dalam sebuah konferensi pers Senin (5/2), Kirby menyinggung soal normalisasi antara Riyadh dan Tel Aviv yang telah ditetapkan sebelum perang Gaza meletus 7 Oktober.

Keesokan harinya pada Selasa (6/2), Menlu AS, Anthony Blinken mengumumkan minat Putra Mahkota Saudi Mohammad bin Salman untuk menjalin hubungan diplomatik dengan Arab, tetapi ingin perang Gaza diakhiri dan negara Palestina dibentuk sebagai syaratnya.

"Khususnya sehubungan dengan normalisasi, putra mahkota menegaskan kembali minat kuat Arab Saudi untuk mewujudkan hal itu,” kata Blinken setelah pertemuannya dengan MBS di Riyadh.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Perlindungan Orang Utan Kalimantan dari Karhutla Terus Diperkuat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:43

Benarkah Hari Kliwon Lebih Rawan Kecelakaan?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 03:17

Lindungi Kehidupan Nelayan, KKP Segel Tambak Udang Tak Berizin di Karimunjawa

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:46

Pasis Dikreg Seskoad Peroleh Doktrin Kepemimpinan dari Wapang TNI

Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:20

Dampak MBG Bikin Konsumsi Protein Anak Naik hingga Hampir 80 Persen

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:57

Ekonomi Biru Dijaga, Nelayan Disejahterakan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:40

Peradi Profesional Dukung Langkah Presiden Bersih-bersih Mafia Tambang

Rabu, 14 Oktober 2026 | 01:16

DPR Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik di Batam-Bintan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:59

Staf Ahli Kapolri Pastikan Penanganan Maksimal Kabut Asap di Kalteng

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:43

Kepala BRAN dan Menteri PKP Bidik Percepatan Lahan untuk Rumah Rakyat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 00:20

Selengkapnya