Berita

Ilustrasi dolar AS/Ist

Bisnis

Cadangan Devisa RI Merosot Rp20 Triliun Gegara Bayar Utang

RABU, 07 FEBRUARI 2024 | 12:13 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Cadangan devisa Indonesia pada akhir 2024 ini tercatat mengalami penurunan sebesar 1,3 miliar dolar atau senilai Rp20 triliun.

Penurunan itu telah membuat cadangan devisa menjadi hanya 145,1 miliar dolar (Rp2,276 triliun) dari posisi sebelumnya pada akhir Desember 2023 lalu, sebesar 146,4 miliar dolar (Rp2,296).

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Erwin Haryono menjelaskan bahwa penurunan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh jatuh tempo pembayaran utang luar negeri pemerintah.


Meski demikian, cadangan devisa itu disebut masih mampu untuk mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

"Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Erwin dalam pernyataan resmi, Rabu (7/2).

Menurut Erwin, ke depannya, cadangan devisa diyakini akan kembali memadai, yang didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi dalam negeri yang terus terjaga.

Hal tersebut diyakini terjadi seiring dengan sinergi respons bauran kebijakan yang diambil Bank Indonesia dan Pemerintah dalam menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.



Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Dewan Kebon Sirih Tetap Godok Perda DKJ Meski Ibu Kota Belum Pindah

Senin, 18 Mei 2026 | 20:17

Pengamat: Kepemimpinan Buruk Awal Kerusakan Bangsa

Senin, 18 Mei 2026 | 20:02

Oktasari Sabil Raih Gelar Doktor di Malaysia

Senin, 18 Mei 2026 | 19:46

Pernyataan Prabowo soal Dolar Upaya Menenangkan Masyarakat

Senin, 18 Mei 2026 | 19:45

BSI Buka Kembali Scholarship untuk 5.250 Mahasiswa dan Pelajar

Senin, 18 Mei 2026 | 19:37

MPR Putuskan Lomba Ulang LCC Empat Pilar di Kalbar Batal

Senin, 18 Mei 2026 | 19:28

Prabowo Panggil Gubernur BI hingga Menkeu ke Istana, Ini yang Dibahas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:15

Mantan ART Lapor ke DPR Pernah Dipukul Erin hingga Kepala Ditendang

Senin, 18 Mei 2026 | 19:08

Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, OJK Jabar Dorong Frontliner Bank Ramah Disabilitas

Senin, 18 Mei 2026 | 19:00

DPR Tagih Janji BI soal Penguatan Rupiah Mulai Juni

Senin, 18 Mei 2026 | 18:55

Selengkapnya