Berita

Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman/RMOL

Politik

TKN Dapat Informasi, Ada Pencoblosan Surat Suara Ilegal untuk Paslon Nomor 3

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 19:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran mengungkap adanya aktivitas pencoblosan surat suara secara ilegal untuk pemilih luar negeri di Malaysia.

Informasi itu diungkapkan Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Habiburokhman saat jumpa pers di Media Center TKN Prabowo-Gibran, Jakarta, Selasa (6/2).

"Jadi kami mendapat informasi yang dapat dipercaya bahwa soal dugaan adanya aktivitas pencoblosan sejumlah sekitar ribuan surat suara secara ilegal," ungkap Habiburokhman.


Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim informasi itu berupa foto dan video yang nantinya akan dilampirkan dalam laporannya kepada Bawaslu RI.

"Informasi tersebut disertai dengan bukti foto dan video, (pencoblosan) untuk partai dan caleg tertentu nanti bisa dilihat saja dan suara Pilpres yang dicoblos itu paslon nomor urut 3, Ganjar-Mahfud," kata Habiburokhman.

Saat jumpa pers, Habiburokhman juga menampilkan video berdurasi kurang dari 2 menit. Dalam video itu terlihat sejumlah surat suara yang ada di dalam amplop berlabel Pos Malaysia.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI itu menduga ada keterlibatan panitia pemilu luar negeri (PPLN) di Malaysia dan para pihak terkait, termasuk oknum KBRI di Malaysia.

"Kami duga kuat aktivitas pencoblosan itu melibatkan petugas pemilu luar negeri dan oknum pegawai kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia," katanya.

"Kami minta Bawaslu untuk menindaklanjuti masalah ini secara hukum dan kami pun akan membuat laporan resmi ke Bawaslu RI sore ini juga," demikian Habiburokhman.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

KH Sholeh Darat Diusulkan jadi Pahlawan Nasional

Senin, 30 Maret 2026 | 05:59

Pentingnya Disiplin Informasi dalam KUHP Baru

Senin, 30 Maret 2026 | 05:43

Dikenal Warga sebagai Orang Baik, Pegawai Ayam Geprek Ditemukan Tewas

Senin, 30 Maret 2026 | 05:16

Aburizal Bakrie Kenang Juwono Sudarsono sebagai Putra Terbaik Bangsa

Senin, 30 Maret 2026 | 04:57

Mitra MBG Jangan Coba-coba Markup Harga Bahan Baku

Senin, 30 Maret 2026 | 04:40

Ikrar Setia ke NKRI

Senin, 30 Maret 2026 | 04:23

Pertamina Fasilitasi Pemudik Balik ke Jakarta dengan Lancar

Senin, 30 Maret 2026 | 03:59

Merajut Hubungan Sipil-Militer

Senin, 30 Maret 2026 | 03:50

Hadapi Bulgaria, Timnas Indonesia Bakal Tertolong Dukungan Suporter

Senin, 30 Maret 2026 | 03:27

BGN Dorong Penguatan Ekosistem Peternakan Demi Serap Lapangan Kerja

Senin, 30 Maret 2026 | 02:59

Selengkapnya