Berita

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin/Istimewa

Politik

Pj Bupati Bekasi Diduga Arahkan ASN Pilih Paslon, Bey Machmudin Tunggu Laporan Bawaslu

SELASA, 06 FEBRUARI 2024 | 11:42 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menanggapi soal Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, yang dilaporkan ke Bawaslu Jawa Barat terkait dugaan pelanggaran netralitas.

Menurutnya, jika Dani Ramdan terbukti melakukan pelanggaran, pihaknya tidak akan segan-segan memberikan teguran kepada Dani Ramdan.

"Kalau ada pelanggaran pasti kita tegur, kita tunggu dari Bawaslu seperti apa," kata Bey di Kota Bandung, Senin, (5/2).


Bey mengaku selalu menekankan kepada ASN yang berada di wilayah Provinsi Jawa Barat agar menjaga netralitas saat memasuki musim kampanye ini.

"Saya itu menekan betul tentang ASN netralitas harus dijalankan betul oleh ASN di seluruh Provinsi Jawa Barat,” demikian Bey dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.

Diberitakan sebelumnya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan dilaporkan karena diduga mengajak para ASN dan masyarakat untuk memilih salah satu pasangan calon (paslon) dalam Pilpres 2024, pada acara Gebyar Museum di Bekasi pada 1 Desember 2023 lalu.

Adapun pelapor merupakan anggota LSM DPD Jabar Trinusa yang melaporkan ke Kantor Bawaslu Jaawa Barat, Jalan Turangga, Kota Bandung, pada 2 Februari 2024 lalu.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya