Berita

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Baswedan dalam kampanye akbar di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2)/Ist

Politik

Wujudkan Kesejahteraan, Anies Pertimbangkan Pemekaran Provinsi Bolaang Mongondow Raya

SENIN, 05 FEBRUARI 2024 | 20:04 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan membuka opsi memekarkan wilayah Bolaang Mongondow Raya menjadi provinsi baru.

Hal tersebut disampaikan jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu saat berorasi dalam kampanye akbar di Lapangan Molinow, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Senin (5/2).

Anies tidak ingin terjadi adanya diskriminasi antarwilayah di sebuah provinsi. Menurutnya saat ini banyak wilayah yang tidak mendapat anggaran cukup.


"Tidak dapat perhatian cukup. Jalannya tidak dibangun dengan baik, pendidikannya tertinggal," ujar dia.

Ketika hal itu terjadi, lanjut Anies, maka yang dibutuhkan adalah pengelolaan secara mandiri. Aspirasi ini pun akan diperjuangkan Anies untuk mewujudkan kesejahteraan.

"Di dalam visi misi kami bahkan ditegaskan, kami membuka ruang untuk mempertimbangkan daerah pemekaran sebagai jalan keluar untuk menyelesaikan masalah pembangunan," bebernya.

Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan, hal ini bisa dikerjakan jika pasangan Amin mempunyai kewenangan.

"Kalau tidak punya wewenang, mana bisa? Cuma protes, usul, protes, usul, betul tidak?" tukas Anies.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

UPDATE

Meluruskan Hari Lahirnya Pancasila: Dari Piagam Jakarta Hingga Dekrit Presiden

Selasa, 02 Juni 2026 | 20:01

Kuasa Hukum Gus Yaqut Sebut Tidak Ada Konfirmasi Aliran Dana

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:46

RI Impor Emas 2,5 Ton pada April 2026, Australia jadi Pemasok Terbesar

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:16

Saksi Perkara Maluku, Thobahul Aftoni Akui Mardiono Ketum PPP

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:13

BEM PTMA: MBG adalah Investasi Jangka Panjang Menuju Indonesia Emas

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:09

Gerinda Sebut Lawatan Prabowo Perkokoh Posisi Indonesia di Kancah Dunia

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:08

KPK Tahan Tiga Tersangka Korupsi Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan

Selasa, 02 Juni 2026 | 19:05

Habiburokhman: Zaman Pak Dino Sehebat Apa sih?

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:50

Daftar Harga LPG 5,5 kg dan 12 Kg Terbaru, Cek Tiap Provinsi

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:47

SPI: Nasionalisme dan Kepastian Hukum Harus Seimbang

Selasa, 02 Juni 2026 | 18:46

Selengkapnya