Berita

Capres Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo saat debat di JCC, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Ganjar: Hentikan Liberalisasi Pendidikan, Mulai Hari Ini

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 22:30 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tingginya biaya uang kuliah tunggal (UKT) dan mahasiswa yang terpaksa meminjam lewat pinjaman online (Pinjol) untuk membayar, menjadi topik pembicaraan pada debat Capres di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Minggu (4/2).

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, menanyakan kepada Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo, tentang kasus membayar UKT yang mahal hingga menggunakan Pinjol.

Ganjar pun menegaskan penolakannya terhadap liberalisasi atau kapitalisasi pendidikan. Menurutnya, mahasiswa tidak boleh dibebani biaya kuliah yang tinggi, apalagi dari keluarga tidak mampu.


"Pertama, hentikan liberalisasi pendidikan, hentikan mulai hari ini, berikanlah kepada para mahasiswa kita proporsi yang benar," tegasnya.

Sebab itu Ganjar memperkenalkan salah satu programnya jika terpilih sebagai presiden, yakni satu keluarga miskin satu sarjana.

"Kenapa Ganjar-Mahfud punya program satu keluarga miskin satu sarjana, agar mereka tidak direpotkan pada persoalan ini, ikhtiar para mahasiswa agar bisa terus kuliah," jelasnya.

Tema debat kali ini seputar Kesejahteraan Sosial, Kebudayaan, Pendidikan, Teknologi Informasi, Kesehatan, Ketenagakerjaan, Sumber Daya Manusia, dan Inklusi, yang merupakan sesi terakhir, sebelum pemungutan suara 14 Februari mendatang.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya