Berita

Temu Kangen Disabilitas Bersama Ganjar Pranowo di Pos Bloc, Jakarta Pusat/Ist

Politik

Ganjar Janjikan Kesetaraan untuk Penyandang Disabilitas

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kelompok Disabilitas Tunarungu Indonesia (KDTI), memberikan dukungan pada Calon Presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo untuk tampil dalam debat debat terakhir Pilpres 2024 pada malam ini, Minggu (4/2).

Dukungan itu disampaikan dalam acara Temu Kangen Disabilitas Bersama Ganjar Pranowo di Pos Bloc, Jakarta Pusat.

Ganjar yang sedang bersiap tampil dalam debat, menyapa peserta lewat telekonferens. Mantan gubernur Jawa Tengah ini menjanjikan tiga hal kepada mereka.


Pertama, kesetaraan untuk penyandang disabilitas. Kedua, aksesibilitas agar para penyandang disabilitas punya hak yang sama untuk mengakses pekerjaan hingga pendidikan yang layak. Ketiga, intensif untuk para penyandang disabilitas agar bisa semakin mandiri dan berdaya.

"Rumusan-rumusan berikutnya kita akan duduk bersama, kita akan diskusi bersama, agar kita bisa merumuskan yang terbaik untuk kawan-kawan penyandang disabilitas," kata Ganjar.

Senada, Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, menyatakan dukung dari kelompok tunarungu akan memberi energi lebih untuk pasangan nomor urut 3 Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Menurutnya, Ganjar sangat peduli dengan kelompok disabilitas. Dia mencontohkan ketika Ganjar memimpin Jawa Tengah, perusahaan yang mengerjakan penyandang disabilitas diberikan intensif.

"Karena Mas Ganjar memang sangat-sangat di dalam hatinya mengenai inklusi itu," pungkasnya.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya