Berita

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan memberikan respons atas tanggapan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Sepaham soal Pendidikan, Anies: Terima Kasih Pak Prabowo dan Pak Ganjar

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 21:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Harus dipandang sebagai investasi untuk Indonesia menjadi negeri yang tercerdaskan, negara seharusnya tidak pelit terhadap guru dan dosen dalam mengeluarkan anggaran.

Begitu respons yang disampaikan Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1, Anies Baswedan atas tanggapan Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Capres Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo terkait subtema pendidikan soal komitmen dan program untuk meningkatkan kesejahteraan serta kompetensi guru dan dosen dalam debat capres kelima yang diselenggarakan KPU RI di Jakarta Convetion Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu malam (4/2).

"Terima kasih Pak Prabowo, terima kasih Pak Ganjar, atas kesepahaman terkait persoalan ini (pendidikan)" kata Anies mengawali respons atas tanggapan Prabowo dan Ganjar.


Menurut Anies, pengeluaran di bidang pendidikan jangan dipandang sebagai cost atau biaya, melainkan harus dipandang sebagai investasi.

"Karena itu, negara jangan pelit kalau bicara tentang investasi di bidang pendidikan, dan jangan pelit kalau sama guru. Jangan pernah kita memberikan yang seminim mungkin untuk guru. Berikan yang adil, sehingga mereka bisa konsentrasi," terang Anies.

Anies lantas membeberkan kinerjanya di Jakarta saat menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022. Pada saat itu kata Anies, guru-guru PAUD mendapatkan hibah, guru-guru agama juga diberikan bantuan. Bukan hanya itu, semua guru dan dosen di Jakarta dibebaskan biaya PBB rumahnya, sebagai penghargaan dari negara untuk mereka.

"Jadi, kita berikan dukungan kepada guru dalam artian status, dosen juga begitu. Kemudian penghasilannya, dan kehormatannya. Pandang ini sebagai investasi untuk Indonesia menjadi negeri yang tercerdaskan," pungkas Anies.



Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya