Berita

Kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Wathoniyah Pusat Klender, Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur/Ist

Politik

Pesan Kiai Lutfi: Yang Macet Cukup Jalan Raya, Jangan Demokrasi

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 09:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Suasana keagamaan yang khidmat, kegiatan Haul Muassis dan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi perayaan spiritual, tetapi juga panggung penting untuk menyuarakan budaya demokrasi beretika menjelang Pemilu 2024.

Hal tersebut seperti dilakukan habaib dan ulama dalam kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al-Wathoniyah Pusat Klender, Jatinegara, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR), KH Lutfi Hakim, mengatakan urgensi menjunjung tinggi etika dan moralitas dalam berdemokrasi.


"Kami ingin menyampaikan kepada masyarakat yang macet itu cukup di jalan raya jangan demokrasi kita. Maka kita harus junjung tinggi moralitas dan etika," ujar Kiai Lutfi dalam keterangan tertulis, Minggu (4/2.

Melalui kegiatan ini, dia mengingatkan masyarakat bahwa keberhasilan demokrasi tidak hanya diukur dari proses pemilihan, tetapi juga dari kualitas keterlibatan setiap individu dalam menjaga etika dan nilai-nilai demokrasi.

Kiai Lutfi pun memberikan contoh pasangan calon nomor 3 Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Dia menggarisbawahi pentingnya nilai-nilai keluarga dalam menilai seorang pemimpin, seperti yang ada pada sosok Ganjar-Mahfud.

Dalam upaya untuk memenangkan pasangan nomor 3, Kiai Lutfi pun berharap agar dukungan ini tidak hanya menjadi kata-kata, tetapi juga menjadi tindakan riil dari masyarakat.

"Ini bagian dari upaya para kiai bisa menindaklanjutinya kepada jamaah, sehingga bukan hanya mendukung tetapi ikut andil dalam memenangkan Ganjar dan Mahfud," pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya