Berita

Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD/Net

Politik

Mundur dari Kabinet, Mahfud: Kesadaran Pribadi dan Seruan Moral

MINGGU, 04 FEBRUARI 2024 | 00:03 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Mundurnya sejumlah pejabat negara karena ikut dalam kampanye bisa disebut dengan seruan moral.

Pesan itu disampaikan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 3 Mahfud MD terkait mundurnya beberapa pejabat karena mendukung Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Terbaru, Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardani yang mundur mengikuti jejak Mahfud MD.


"Ya ndak apa-apa itukan kesadaran pribadi dia, sekaligus seruan moral, sebenarnya gejala yang sekarang muncul itu mengundurkan diri. Kan saya mengundurkan diri, lalu disusul oleh Deputi V Kantor Staf Presiden baru mundur lalu Pak Ahok," kata Mahfud MD saat hadiri acara temu kader Partai Hanura di Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (3/2).

Tak hanya pejabat negara yang mundur, Mahfud juga menyebut ada fenomena lain jelang hari pencoblosan.

Fenomena itu datang dari kalangan akademisi yang mengeluarkan pendapat tentang Indonesia, yang didominasi oleh kritikan terhadap pemerintah.

"Gelombang 2 hari ini, 3 hari ini gelombangnya kampus-kampus sudah mulai berbicara Guru Besarnya bahwa negara ini sedang tidak dalam keadaan baik, demokrasi terancam," jelas Mahfud.

Bisa disebut ada pihak yang ingin mengawal demokrasi kembali ke jalan yang benar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya