Berita

Pesaing Vladimir Putin, Boris Nadezhdin/Net

Global

Diduga Curang, Pesaing Putin Terancam Gagal Nyapres di Pemilu Rusia 2024

SABTU, 03 FEBRUARI 2024 | 10:25 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Langkah Boris Nadezhdin untuk mengalahkan Vladimir Putin dalam pemilihan presiden tahun ini mungkin tidak akan berjalan mulus.

Pasalnya, belum juga resmi menjadi calon presiden, Nadezhdin baru-baru ini dihadapkan pada tuduhan kecurangan yang dilaporkan oleh Komisi Pemilihan Umum Pusat Rusia (CEC).

CEC pada Jumat (2/2) melayangkan kritikan terhadap 100.000 tanda tangan yang berhasil dikumpulkan dan diserahkan Nadezhdin Rabu lalu (31/1) untuk  pencalonannya.


Wakil Ketua CEC Nikolay Bulayev mengatakan, beberapa daftar pemilih yang diserahkan oleh para kandidat berisi nama-nama orang yang meninggal.

"Ketika kita melihat puluhan orang yang sudah tidak ada lagi di bumi ini dan mereka membubuhkan tanda tangan, hal ini menimbulkan pertanyaan tentang standar etika yang digunakan, termasuk oleh orang yang mengumpulkannya,” kata Bulayev, seperti dimuat AFP.

Nadezhdin dan kandidat penentang Putin lainnya yakni Sergei Malinkovich akan dipanggil dan menghadap CEC pada Senin depan (5/1) untuk menunjukkan prosedur pengumpulan tanda tangan.

Untuk menjadi calon presiden independen, Nadezhdin harus mengumpulkan ratusan tanda tangan dari warga Rusia yang mendukungnya.

Pada Rabu (31/1), Nadezhdin menyerahkan lebih dari 100.000 tanda tangan ke CEC dan tinggal menunggu hasil perizinan dari lembaga tersebut.

Mendengar kabar dugaan kecurangan, Nadezhdin tidak tinggal diam. Dia berjanji akan menuntut komisi pemilu ke pengadilan jika komisi tersebut melarangnya mencalonkan diri.

Analis politik Rusia, Tatiana Stanovaya mengatakan tuduhan komisi CEC merupakan tanda bahwa Nadezhdin tidak akan diizinkan untuk mencalonkan diri.

"Kremlin sudah mulai mempersiapkan masyarakat untuk keputusan pelarangan Nadezhdin,” ujar Stanovaya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya