Berita

Buku karya As SDM Polri, Irjen Dedi Prasetyo diserahkan ke sejumlah Kedutaan Besar RI/Ist

Presisi

Bawa Pesan Damai, Buku Karya Irjen Dedi Prasetyo Diserahkan ke Para Dubes RI

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 18:45 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pesan damai dalam mencegah paham terorisme disebarkan Polri hingga ke berbagai penjuru.

Salah satu yang dilakukan adalah melalui buku karya As SDM Polri, Irjen Dedi Prasetyo berjudul "Radikalisme Terorisme dan Deradikalisasi di Indonesia". Buku tersebut diserahkan Anggota Kompolnas RI, H. Mohammad Dawam ke sejumlah duta besar yang ada di Indonesia.

"Sebagai pesan damai melalui para diplomat bahwa pencegahan dan penanggulangan tindak pidana terorisme, radikalisme, dan deradikalisasi salah satunya adalah dengan internalisasi dan implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari," kata Dawam, Kamis (1/2).


Dawam menekankan, penerapan nilai-nilai Pancasila merupakan ujung tombak untuk mencegah berkembangnya paham serta aksi dari terorisme maupun radikalisme.

"Pancasila sebagai suplemen mencegah tindakan radikalisme ekstrem di Indonesia yang juga atas rekomendasi beberapa profesor dalam bedah buku di PTIK Jakarta, konsep Pancasila perlu dieksplorasi ke seluruh dunia," lanjut Dawam.

Buku tersebut diserahkan ke sejumlah duta besar, di antaranya Duta Besar RI untuk Jerman, Wakil Duta Besar RI untuk Belanda, hingga atase Kepolisian Den Haag.

Sementara itu, Irjen Dedi menyebut bahwa buku tersebut mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme.

“Buku ini mengabadikan kerja keras Polri dan pihak-pihak terkait dalam menangani terorisme, mengupas tentang terorisme dan soft deradikalisasi untuk memperkaya pemahaman pembaca,” ujar Dedi.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya