Berita

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja/RMOL

Politik

Bawaslu Ungkap Masih Ada Peserta Pemilu Tidak Patuh Laporan Dana Kampanye

KAMIS, 01 FEBRUARI 2024 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Laporan dana kampanye peserta pemilihan umum (Pemilu) serentak 2024 ternyata masih ditemukan masalah.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, jelang pencoblosan Pemilu ternyata masih ada peserta yang tidak patuh melaporkan dana kampanye. Kondisi ini berpotensi sebagai pelanggaran.

"Terdapat peserta pemilu yang tidak patuh melaporkan dana kampanye. Dengan cara melakukan manipulasi laporan dana kampanye," ujar Bagja dalam keterangannya, Kamis (1/2).


Anggota Bawaslu RI dua periode itu menyebutkan, manipulasi laporan dana kampanye tidak bisa dibenarkan. Oleh karenanya, pihaknya menyiapkan beberapa upaya pencegahan.

Mulai dari menyusun alat kerja pengawasan, memastikan peraturan teknis Bawaslu komprehensif, pengawasan melekat, dan melakukan penyandingan data.

"Kami juga melakukan analisis data pengawasan, mencari sumber data alternatif lain hingga koordinasi dengan penyelenggara pemilu dan stakeholder," urainya.

Lebih lanjut, Bagja memastikan seluruh dugaan pelanggaran dalam proses Pemilu Serentak 2024 diselesaikan dengan prosedural yang diatur UU 7/2017 tentang Pemilu.

"Juga (termasuk) mengawasi netralitas ASN, anggota TNI, Polri dan mencegah terjadinya praktik politik uang," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya